Netranews.co.id, Sumenep – Seluruh Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk pembangunan infrastruktur di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, ditarik kembali oleh Pemerintah Pusat imbas Inpres No.01/2025 tentang Efisiensi anggaran. Senin, 28 April 2025.
Tidak terkecuali anggaran Rp.20 miliar yang sempat digelontorkan untuk pembangunan Jalan Pabian, Kecamatan Kangayan di Kepulauan Kangean, yang sudah selesai lelang, namun batal pembangunannya karena seluruh DAK dinihilkan.
“Di tahun 2025 sebenarnya kita mendapatkan DAK kurang lenih Rp.140 miliar dari pusat, termasuk jalan di kepulauan yang Rp.20 miliar juga. Tetapi muncul Inpres Nomor 01 Tahun 2025 bahwa DAK itu ditarik ke pusat dulu, sehingga DAK yang Rp.140 miliar itu 0 sekarang,” ujarnya, pada Senin (28/03).
Meskipun terhambat anggaran, keinginan Pemkab Sumenep untuk menyeimbangkan infrastruktur daratan dan kepulauan tetap besar. Sehingga, lanjutnya, Pemkab berinisiatif untuk menganggarkan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) murni.
“Sebenarnya APBD tidak mungkin menyelesaikan pembangunan dan perawatan jalan di kepulauan sepenuhnya. Namun, kami tetap berupaya memenuhi kebutuhan masyarakat,” ungkapnya.
Ia menjelaskan, saat ini Pemkab hanya mampu menganggarkan sebesar Rp.4 miliar untuk infrastruktur jalan di kepulauan. Sebab, kata dia, kemampuan APBD Sumenep juga dibagi porsinya dengan pembangunan di bidang lain.
Secara detail, anggaran Rp.4 miliar itu dialokasikan untuk pembangunan jalan di kepulauan, diantaranya Rp.2 miliar untuk poros jalan kangayan dari timur ke arah barat, Rp.1 miliar untuk poros jalan Angon-Angon sampai Pajarnangger, Rp.400 juta untuk pemeliharaan jalan dari Pelabuhan Batu Guluk sampai Pandeman, dan Rp.600 juta untuk poros jalan Sabuntan, Kecamatan Sapeken.
“Kami tetap berupaya agar infrastruktur antara daratan dan kepulauan berimbang dan masyarakat terbantu,” tandasnya.
Lebih lanjut, ia berharap upaya Pemkab Sumenep yang saat ini tetap melakukan negosiasi untuk mendapatkan kembali DAK yang sebelumnya ditarik bisa berhasil dikembalikan untuk pembangunan daerah.
“Kami berharap DAK ini kembali lagi sesuai dengan ekspektasi masyarakat kemarin, kami akan tetap mengupayakan itu demi masyarakat,” pungkasnya. (Dim/red)
