Netranews.co.id, Sumenep – Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Sumenep akan melaksanakan renovasi 50 Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sebagai bagian dari program Ikut Serta (ITA) Perkemahan Wirakarya Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Jawa Timur. Senin, 22 Juni 2026.
Komitmen tersebut disampaikan Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Sumenep, Wahyu Kurniawan Pribadi saat menyampaikan laporan pada kegiatan Rapat Kerja Cabang (Rakercab) Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Sumenep Tahun 2026 yang berlangsung di Aula Pertemuan DPMPTSP Kabupaten Sumenep, Senin (22/06/2026).
Menurut Wahyu, program renovasi RTLH merupakan bentuk nyata pengabdian Gerakan Pramuka kepada masyarakat sekaligus implementasi nilai-nilai kepedulian sosial yang menjadi bagian dari pendidikan kepramukaan.
“Pada tahun 2026, Kwarcab Sumenep siap berpartisipasi aktif dalam kegiatan ITA Perkemahan Wirakarya Kwarda Jawa Timur dengan target renovasi 50 rumah tidak layak huni. Ini bukan hanya kegiatan fisik, tetapi juga wujud nyata bakti Pramuka kepada masyarakat,” ujar Wahyu.
Ia menjelaskan, pelaksanaan program tersebut akan melibatkan seluruh potensi Gerakan Pramuka di Kabupaten Sumenep, mulai dari Gugusdepan, Satuan Komunitas (Sako), Satuan Karya (Saka), Brigade Penolong, hingga berbagai unsur pendukung lainnya.
“Program ini menjadi momentum untuk memperkuat semangat gotong royong dan kolaborasi seluruh komponen Gerakan Pramuka. Kami ingin menunjukkan bahwa Pramuka hadir tidak hanya mendidik generasi muda, tetapi juga memberikan manfaat langsung kepada masyarakat,” tambahnya.
Selain program renovasi RTLH, Wahyu juga melaporkan sejumlah program unggulan Kwarcab Sumenep yang akan dilaksanakan pada tahun 2026.
Program tersebut meliputi Korve Lingkungan Pramuka Sumenep, Beasiswa Kuliah Jalur Pramuka melalui kerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi di Kabupaten Sumenep, Scout Farm sebagai sarana edukasi dan pemberdayaan di bidang ketahanan pangan, serta Pramuka Menulis untuk meningkatkan budaya literasi di kalangan anggota Pramuka.
Sementara itu, Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Kamabicab) Gerakan Pramuka Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo menyatakan dukungannya terhadap program renovasi RTLH yang digagas Kwarcab Sumenep.
Dalam sambutannya saat membuka Rakercab dan melaunching program unggulan Kwarcab Sumenep Tahun 2026, Bupati Sumenep tersebut menilai bahwa program renovasi RTLH sangat relevan dengan semangat gotong royong dan kepedulian sosial yang menjadi karakter utama Gerakan Pramuka.
“Saya menyambut baik dan mendukung penuh program renovasi 50 rumah tidak layak huni yang akan dilaksanakan Kwarcab Sumenep. Program ini menunjukkan bahwa Gerakan Pramuka hadir sebagai bagian dari solusi terhadap persoalan sosial di tengah masyarakat,” kata Achmad Fauzi.
Ia berharap program tersebut dapat menjadi gerakan bersama yang melibatkan berbagai elemen masyarakat sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh warga yang membutuhkan.
“Pramuka harus terus hadir di tengah masyarakat, bukan hanya melalui kegiatan pendidikan dan perkemahan, tetapi juga melalui aksi nyata yang memberikan dampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat,” imbuhnya.
Pada kesempatan tersebut, Pria yang juga menjabat sebagai Bupati Sumenep itu juga secara resmi melaunching empat program unggulan Kwarcab Pramuma Sumenep Tahun 2026, yaitu Korve Lingkungan Pramuka, Beasiswa Kuliah Jalur Pramuka, Scout Farm, dan Pramuka Menulis.
Rakercab Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Sumenep Tahun 2026 dihadiri oleh jajaran pimpinan dan andalan Kwarcab Sumenep, badan kelengkapan kwartir cabang, utusan kwartir ranting se-Kabupaten Sumenep, serta unsur-unsur Gerakan Pramuka lainnya.
Melalui Rakercab tersebut, Kwarcab Sumenep menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan kepramukaan sekaligus memperkuat kontribusi nyata bagi pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program pengabdian yang berkelanjutan. (Dim/red)
