Netranews.co.id, Sumenep – Mengawali Kalender Event 2025, Pemerintah Kabupaten Sumenep menggelar Festival Kreasi Anak Yatim dan kegiatan santunan. Acara ini diikuti oleh ratusan anak yatim yang menampilkan berbagai kreasi seni seperti pencak silat, musik hadroh, banjari, dan lain sebagainya. Festival ini menjadi wadah bagi anak-anak yatim untuk menunjukkan bakat dan kreativitas mereka di hadapan masyarakat luas.
Festival Kreasi Anak Yatim ini diikuti oleh 756 anak dari tingkat sekolah dasar yang berasal dari Kecamatan Kota Sumenep dan sekitarnya. Beberapa sekolah turut berpartisipasi dengan menampilkan berbagai kreativitas anak-anak mereka. Kegiatan yang ditampilkan antara lain Kesenian Hadroh, Albanjari, Tahfidzul Qur’an, membaca puisi, pencak silat, dan musik Saronen. Beragam kesenian ini menunjukkan betapa berbakatnya anak-anak yatim di Kabupaten Sumenep dalam berbagai bidang seni dan budaya.
Acara ini berlangsung di Pendopo Keraton Sumenep dengan Dinas Kesejahteraan Masyarakat (Kesra), Dinas Sosial, dan Baznas Sumenep sebagai pelaksana utama. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang unjuk bakat, tetapi juga sebagai bentuk perhatian dan kepedulian pemerintah daerah terhadap anak-anak yatim di wilayahnya. Kepala Bagian Kesejahteraan Masyarakat (Kesra) bekerja sama dengan Dinas Sosial dan Baznas Sumenep memastikan bahwa acara ini berjalan lancar dan memberikan manfaat yang besar bagi para peserta.
Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menyampaikan harapannya agar kegiatan ini bisa membawa manfaat besar bagi anak-anak yatim. “Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk berbagi kebahagiaan bersama anak-anak yatim dan sekaligus meminta doa mereka agar Pemerintah Kabupaten Sumenep ke depan bisa terus lebih baik,” ujar Bupati Fauzi, Sabtu (18/01/2025). Beliau berharap acara ini bisa memberikan senyuman bahagia kepada anak-anak yatim yang hadir.
Selain menampilkan kreativitas, anak-anak yatim yang berpartisipasi dalam acara ini juga menerima santunan dan voucher belanja gratis. Santunan ini diharapkan dapat membantu meringankan beban mereka dan keluarga mereka. Setelah mengikuti serangkaian kegiatan di Pendopo Keraton Sumenep, mereka akan diajak berbelanja bersama Bupati Fauzi dan anggota Forkopimda di UMKM Pasar Minggu. Ini menjadi momen istimewa yang sangat dinantikan oleh anak-anak yatim, di mana mereka bisa merasakan kebersamaan dan perhatian langsung dari pemerintah daerah.
Festival Kreasi Anak Yatim ini diharapkan bisa memacu semangat anak-anak yatim di Kabupaten Sumenep untuk terus bersemangat belajar dan berkreativitas dalam mengejar cita-cita mereka. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan mereka dapat melihat masa depan yang lebih cerah dan penuh harapan. Kegiatan festival ini juga menjadi contoh nyata bagaimana pemerintah daerah memberikan dukungan penuh kepada anak-anak yatim agar mereka bisa tumbuh dan berkembang dengan baik, meskipun dalam keterbatasan.
Kegiatan festival dimulai pukul 6 pagi dan berlangsung hingga selesai. Acara ini diisi dengan berbagai pertunjukan yang menggugah semangat dan kebanggaan, baik bagi para peserta maupun penonton yang hadir. Semua pihak yang terlibat dalam acara ini bekerja sama untuk menciptakan suasana yang menyenangkan dan penuh kehangatan. Anak-anak yatim yang tampil dengan penuh semangat menunjukkan bahwa mereka memiliki potensi besar yang bisa dikembangkan dengan dukungan yang tepat.
Bupati Fauzi dan jajaran Forkopimda yang hadir dalam acara tersebut memberikan apresiasi tinggi kepada anak-anak yatim yang telah menunjukkan bakat dan kreativitas mereka. Dengan melihat antusiasme dan semangat yang tinggi dari para peserta, Bupati Fauzi berharap acara serupa bisa terus dilaksanakan di masa mendatang. Ini adalah bentuk komitmen pemerintah Kabupaten Sumenep dalam memberikan perhatian khusus kepada anak-anak yatim dan masyarakat yang membutuhkan.
Secara keseluruhan, Festival Kreasi Anak Yatim ini menjadi pembuka yang sempurna untuk Kalender Event 2025 di Kabupaten Sumenep. Dengan menampilkan berbagai bentuk seni dan budaya yang dimiliki oleh anak-anak yatim, acara ini menunjukkan bahwa mereka juga memiliki potensi besar yang harus diapresiasi dan didukung. Semoga acara ini menjadi inspirasi bagi banyak pihak untuk terus mendukung dan memberikan perhatian kepada anak-anak yatim di seluruh Indonesia. (red)
