Netranews.co.id, Sumenep – Pemerintah Kabupaten Sumenep terus mendorong modernisasi sektor pertanian melalui penerapan teknologi berbasis smart farming. Komitmen tersebut diwujudkan lewat peresmian Kawasan Smart Farming Hortikultura di Desa Kasengan, Kecamatan Manding, Kabupaten Sumenep. Kamis, q8 Desember 2025.
Kawasan tersebut diresmikan langsung oleh Wakil Bupati Sumenep, KH Imam Hasyim. Peresmian ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus memperkuat kesejahteraan petani lokal.
Melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Sumenep, kawasan smart farming itu dikembangkan dengan fokus pada komoditas hortikultura unggulan yang dikelola secara modern, efisien, dan berkelanjutan dengan dukungan teknologi digital.
Dalam kunjungannya, KH Imam Hasyim meninjau sejumlah fasilitas yang tersedia, seperti green house tanaman selada dan melon. Seluruh proses budidaya di kawasan tersebut dilakukan secara terkontrol, mulai dari pengaturan suhu, kelembapan udara, hingga sistem irigasi yang terintegrasi dengan teknologi digital.
Sistem tersebut memungkinkan petani memantau dan mengelola tanaman secara lebih presisi, sehingga kualitas dan kuantitas hasil panen dapat ditingkatkan.
Wabup Imam mengapresiasi peran DKPP Sumenep yang dipimpin Chainur Rasyid, serta dukungan camat dan Kepala Desa Kasengan dalam mengembangkan kawasan smart farming tersebut.
Menurut dia, kehadiran kawasan pertanian berbasis teknologi ini mampu membangkitkan minat masyarakat, khususnya generasi muda, untuk kembali melihat sektor pertanian sebagai bidang yang memiliki prospek menjanjikan di masa depan.
“Ini luar biasa. Alhamdulillah, ini mampu membangkitkan semangat anak-anak muda agar berpikir ke depan, bagaimana pertanian bisa menjadi lebih baik, lebih maju, dan lebih sempurna dengan dukungan teknologi,” kata Imam.
Imam juga menyebutkan, berdasarkan laporan dari kelompok tani dan DKPP, hasil produksi dari program Smart Farming Hortikultura tersebut telah berhasil menembus pasar modern, seperti Indomaret dan jaringan ritel lainnya.
Ia menegaskan, masuknya produk pertanian lokal ke pasar modern membutuhkan standar kualitas yang tinggi dan proses yang tidak mudah.
“Masya Allah, apa yang saya saksikan hari ini sungguh luar biasa. Hasil produksi yang dihasilkan sangat berkualitas dan patut kita banggakan bersama,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala DKPP Sumenep Chainur Rasyid menegaskan, pengembangan Kawasan Smart Farming akan terus diperluas ke desa-desa lain yang memiliki potensi hortikultura.
“Kami berkomitmen untuk terus mendorong para petani milenial agar menerapkan smart farming. Tujuannya agar generasi muda memiliki semangat mengembangkan pertanian yang terus berkembang sesuai dengan tuntutan zaman,” kata Chainur.
Pria yang akrab disapa Inung itu berharap, minat generasi muda terhadap sektor pertanian dapat terus tumbuh seiring berbagai inovasi yang dilakukan Pemkab Sumenep melalui DKPP.
“Melalui pelatihan dan pendampingan pertanian, kami berharap minat anak muda terhadap pertanian modern bisa terus meningkat sesuai kebutuhan dan perkembangan saat ini,” tuturnya. (Dim/red)
