Netranews.co.id, Sumenep – Pemerintah Kabupaten Gresik resmi melakukan soft launching Gresik Universal Science (GUS) sebagai destinasi wisata edukasi digital baru di Kabupaten Gresik. Kamis, 25 Desember 2025.
Peresmian awal tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani di kawasan Gresik Islamic Center, Kecamatan Balongpanggang, Rabu (24/12).
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, Gresik Universal Science dirancang sebagai wisata edukatif yang memadukan teknologi digital, video mapping, serta sejarah Kabupaten Gresik dalam satu pengalaman yang interaktif dan imersif.
“Kami Pemerintah Kabupaten Gresik melakukan soft launching wisata edukasi digital Gresik Universal Science. Ini menjadi wisata yang sarat nilai edukasi, baik itu digitalisasi, video mapping, hingga sejarah Kabupaten Gresik,” ujar Yani.
Menurut Yani, pemilihan lokasi GUS di Kecamatan Balongpanggang merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam mendorong pemerataan pembangunan wilayah. Selain itu, destinasi tersebut juga telah terintegrasi dengan layanan Trans Jatim sehingga dapat diakses masyarakat dengan biaya terjangkau.
“Lokasinya berada di Balongpanggang dan sudah terintegrasi dengan Trans Jatim, jadi biayanya akan terjangkau. Ini menjadi wisata edukasi yang menarik untuk anak-anak, tidak hanya dari Kabupaten Gresik, tetapi juga kabupaten dan kota tetangga,” kata dia.
Yani berharap, kehadiran Gresik Universal Science dapat menjadi sarana pembelajaran yang menyenangkan sekaligus memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Gresik.
“Mudah-mudahan ini menjadi alat edukasi yang baik dan bermanfaat untuk masyarakat Kabupaten Gresik,” ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Gresik Achmad Washil Miftahul Rachman menjelaskan bahwa gedung Gresik Universal Science dibangun menggunakan APBD murni. Bangunan tersebut terdiri dari tiga lantai dengan total 12 zona edukasi.
Lantai pertama menjadi area awal eksplorasi dengan Interactive Map Guidance sebagai panduan digital pengunjung. Di lantai ini juga terdapat Zona Sejarah Gresik, Zona Makanan Khas Gresik, serta Zona Peta Kebudayaan yang menyajikan keragaman budaya dan potensi daerah secara visual dan interaktif.
Pada lantai kedua, pengunjung disuguhkan pengalaman imersif melalui Zona Budaya Lokal (Immersive Room) yang memadukan visual, audio, dan teknologi digital. Selain itu, terdapat Zona Sejarah Islam Gresik serta Damar Kurung (Mirror Room) yang menampilkan seni khas Gresik dengan pendekatan visual modern.
Adapun lantai ketiga difungsikan sebagai ruang eksplorasi kreatif, yang meliputi Interactive Story Wall, Zona Permainan edukatif untuk anak-anak, serta Zona Semesta Imaji yang mendorong imajinasi dan kreativitas generasi muda.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, juga dilakukan pelantikan 67 Pengurus Karang Taruna Kabupaten Gresik periode 2025-2030 yang berasal dari perwakilan 18 kecamatan dan unsur organisasi kepemudaan. Satya Pradika ditetapkan sebagai Ketua Karang Taruna Kabupaten Gresik periode 2025-2030.
Ke depan, operasional sejumlah zona di Gresik Universal Science akan melibatkan Karang Taruna Kabupaten Gresik sebagai upaya penguatan peran pemuda sekaligus mendukung keberlanjutan wisata edukasi berbasis digital di daerah tersebut. (red)
