Netranews.co.id, Sumenep – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Sumenep menggelar forum Musyawarah Anak Cabang (Musancab) sebagai bagian dari penyegaran organisasi lima tahunan. Minggu (26/4/2026).
Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Islamic Centre Bindara Saod, Batuan dan dihadiri jajaran pengurus serta kader partai di berbagai tingkatan.
Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, MH Said Abdullah, menegaskan pentingnya proses kaderisasi yang berkelanjutan dalam menjaga kekuatan partai. Ia menyebut PDI Perjuangan tidak pernah kekurangan stok kader karena sistem pembinaan dilakukan secara rutin.
“Kami tidak kehabisan stok kader partai di berbagai tingkatan. Tentunya melalui kaderisasi yang dilakukan secara berkala,” ujar Said dalam sambutannya.
Selain itu, Said juga mengingatkan seluruh kader untuk menjaga nama baik partai dengan berpegang teguh pada ideologi yang menjadi landasan perjuangan. Ia menegaskan tidak akan ada toleransi terhadap kader yang mencoreng citra partai, tanpa memandang jabatan yang diemban.
“Kita punya pegangan partai yakni ideologi. Jangan sekali-kali merusak nama partai. Kalau itu terjadi, tak peduli jabatan apa pun, akan kami tindak,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Said turut menyoroti semangat gotong royong sebagai nilai utama partai yang harus diwujudkan melalui aksi nyata di tengah masyarakat. Salah satu bentuknya adalah kegiatan sosial, termasuk program kurban yang dilakukan secara kolektif.
Ia mengungkapkan, pada momentum Idul Adha 2026 mendatang, PDI Perjuangan di Jawa Timur akan menyalurkan ratusan hewan kurban, dengan jumlah signifikan berasal dari Sumenep.
“Secara keseluruhan di Jawa Timur ada 360 ekor sapi kurban, dan di Sumenep mencapai 157 ekor,” katanya.
Said juga berpesan agar Musancab dijadikan sebagai ruang pembelajaran politik bagi kader. Menurut dia, forum tersebut merupakan bagian dari jenjang kaderisasi internal yang harus dilalui secara sistematis untuk menciptakan regenerasi kepemimpinan yang sehat.
“Mari jadikan Musancab ini sebagai wadah kader untuk berproses di partai. Ini bagian dari jenjang kaderisasi sesuai aturan internal,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua DPC PDI Perjuangan Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menyampaikan optimisme partainya dalam menghadapi pemilu mendatang. Ia menargetkan peningkatan perolehan kursi di DPRD Kabupaten Sumenep dibandingkan hasil Pemilu 2024.
Pada pemilu sebelumnya, PDI Perjuangan berhasil meraih 11 kursi. Ke depan, Fauzi menargetkan jumlah tersebut dapat meningkat menjadi 15 kursi.
“Pemilu akan datang, kami akan berupaya ada peningkatan perolehan kursi di DPRD, dari 11 menjadi 15 kursi,” kata Fauzi.
Ia meyakini target tersebut dapat tercapai dengan kerja keras dan soliditas kader di lapangan. Menurutnya, seluruh kader PDI Perjuangan di Sumenep akan menunjukkan totalitas dalam upaya memenangkan kontestasi politik mendatang.
“Dengan kekuatan kader yang ada, kami optimistis bisa mencapai target tersebut,” ujarnya. (Dam)
