Netranews.co.id, Bangkalan – Rekaman kamera pengawas (CCTV) yang memperlihatkan sosok menyerupai pocong mendatangi rumah warga di Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, viral di media sosial.
Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi di Desa Bulukagung, Kecamatan Klampis, Bangkalan. Dalam video yang beredar, sosok berpakaian putih layaknya pocong terlihat mendekati sebuah rumah pada dini hari.
Berdasarkan keterangan waktu yang terekam pada CCTV, kejadian itu berlangsung pada Sabtu (31/5/2026) sekitar pukul 01.41 WIB. Sosok tersebut tampak bergerak dengan cara melompat-lompat sebelum mendekati area pintu rumah warga.
Setelah berada di depan rumah, sosok yang diduga merupakan seseorang yang menyamar sebagai pocong itu terlihat mengendap-endap dan mengetuk pintu. Aksi tersebut sontak menimbulkan keresahan warga setelah videonya menyebar luas di berbagai platform media sosial.
Hal yang paling menarik perhatian publik adalah dugaan adanya sebilah celurit yang dibawa oleh sosok tersebut. Dalam rekaman yang beredar, benda menyerupai senjata tajam khas Madura itu tampak berada di tangan sosok berpakaian putih tersebut saat mendekati rumah warga.
Namun hingga kini belum dapat dipastikan apakah benda yang dibawa benar merupakan celurit atau hanya benda lain yang terlihat serupa dalam rekaman CCTV.
Identitas pelaku maupun orang yang berada di balik kostum pocong tersebut juga masih belum diketahui. Belum ada informasi resmi terkait apakah kejadian tersebut merupakan aksi iseng, upaya menakut-nakuti warga, atau memiliki motif lain.
Video itu pun memicu beragam tanggapan dari warganet. Sebagian mengaku khawatir karena aksi tersebut dilakukan pada malam hari dan menyasar rumah warga, sementara yang lain menduga pelaku sengaja membuat konten atau melakukan teror untuk menarik perhatian.
Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang terkait peristiwa tersebut. Aparat setempat juga belum mengungkap identitas maupun tujuan sosok yang terekam kamera pengawas itu.
Masyarakat diimbau untuk tetap meningkatkan kewaspadaan, terutama saat malam hari. Pasalnya, dalam beberapa waktu terakhir sejumlah daerah sempat diwarnai aksi teror berkedok pocong yang berujung pada tindak kriminal maupun gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.
Warga juga diminta segera melapor kepada aparat keamanan apabila menemukan aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar guna mencegah terjadinya tindakan yang dapat merugikan masyarakat. (ron/red)
