Netranews.co.id, Sumenep – Pemuda Desa Batuputih, Kecamatan Kangayan, merasa kecewa saat audiensi ke Bupati (Pemkab) Sumenep, Jawa Timur, dalam rangka menuntut pencopotan jabatan Pj Kepala Desa (Kades) setempat. Kamis, 5 Juni 2025.
Koordinator Pemuda Desa Batuputih, Andiyanto mengatakan pihaknya merasa percuma datang jauh-jauh dari pulau namun tidak ditemui langsung oleh Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo.
“Kami ingin menyampaikan tuntutan hasil musyawarah Masyarakat Desa ke Bupati Fauzi, namun hanya asisten yang menemui, sementara asisten itu tidak bisa mengambil keputusan,” kata Andi saat diwawancara, pada Kamis (06/06).
Menurutnya, pernyataan Asisten Bupati yang hanya akan menampung dan masih akan menyampaikan ke Bupati untuk mengambil langkah, hanya akan membuat masalah di Desa Batuputih semakin larut.
“Padahal kondisi Desa Kami sudah di ujung tanduk, sementara bukti-bukti yang kami sampaikan di lapangan sudah jelas. Kalau masih harus menunggu, kami tidak tahu sampai kapan masalah ini akan teratasi,” ungkapnya.
Sementara itu, Asisten Bupati Sumenep, Didik menegaskan bahwa massa audiensi itu memang tidak boleh main todong. Sebab, kata dia, dirinya hadir menemui audiensi juga merupakan niat baik Bupati yang mengutus dirinya.
“Kalau misalkan kami tidak punya niat baik menerima anda, saya bisa usir kalian dari tadi. Kita kan punya kuasa,” tegasnya.
Lebih lanjut, pihaknya mengungkapkan bahwa hanya bisa menampung tuntutan Pemuda Desa Batuputih untuk dijadikan pertimbangan dalam pengambilan keputusan.
“Dokumen dan bukti yang teman-teman bawa akan saya sampaikan dulu ke Bupati, nanti kami akan menurunkan tim dari Kecamatan, Inspektorat dan DPMD,” pungkasnya. (Dim/red)
