Netranews.co.id, Sumenep – Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (BEM FISIP) Universitas Wiraraja menggelar seminar bertema “Potensi Budaya Daerah Madura sebagai Daya Tarik Wisatawan Internasional”, di Aula Kodim 0827 Sumenep, Kamis (30/10/2025).
Seminar ini menghadirkan dua narasumber yang kompeten di bidang kebudayaan dan pariwisata, yakni Dr. Dinara Maya Julijanti, S.Sos., M.Si, dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya Universitas Trunojoyo Madura, serta H. Ibnu Hajar, M.Pd, budayawan nasional yang aktif mengangkat dan melestarikan nilai-nilai budaya Madura.
Para narasumber menyoroti pentingnya sinergi antara pelestarian budaya dan inovasi pariwisata agar kearifan lokal tetap menjadi roh utama dalam setiap pengembangan destinasi wisata.
Ketua BEM FISIP Universitas Wiraraja, Ach. Syauqi, dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan upaya mahasiswa untuk menggali dan memperkenalkan kekayaan budaya Madura sebagai potensi besar dalam pengembangan sektor pariwisata.
“Melalui seminar ini, kami ingin mendorong kolaborasi antara pemerintah daerah, pelaku seni, akademisi, dan masyarakat untuk bersama-sama mengembangkan wisata budaya Madura yang memiliki daya saing global,” ujar Syauqi.
Menurutnya, budaya Madura memiliki karakteristik unik yang dapat menjadi magnet bagi wisatawan internasional jika dikemas secara kreatif dan profesional.
“Penting bagi generasi muda untuk memahami sekaligus melestarikan budaya daerahnya sendiri sebelum diperkenalkan ke dunia luar,” ungkapnya.
Ia berharap, terselenggaranya seminar ini dapat menjadi wadah pengkajian dan pengembangan budaya Madura secara berkelanjutan dan diharapkan mampu memperkuat posisi Universitas Wiraraja sebagai salah satu pusat kajian budaya dan pariwisata berbasis kearifan lokal di tingkat nasional maupun internasional. (Dim/red)
