Netranews.co.id, Sumenep – SPPG Lenteng Timur 02 memberikan apresiasi kepada sejumlah siswa yang menunjukkan kebiasaan positif dalam mengelola keuangan melalui budaya menabung sejak usia dini, Minggu (14/6/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mendukung edukasi literasi dan digitalisasi keuangan bagi peserta didik agar lebih bijak dalam menggunakan uang sejak usia sekolah.
Acara berlangsung meriah dengan dihadiri Dewan Pendidikan Kabupaten Sumenep, Koordinator Pengawas Pendidikan Kecamatan Lenteng, komite sekolah, pihak sekolah, guru, orang tua siswa, serta perwakilan SPPG Lenteng Timur 02.
Dalam kegiatan itu, sejumlah siswa menerima penghargaan sebagai bentuk motivasi atas kedisiplinan dan konsistensi mereka dalam menabung.
Perwakilan Yayasan Al Azhar Aengdake, Innike Ilena Aprilia sebagai Mitra SPPG Lenteng Timur 02 mengatakan secara tidak langsung bahwa kebiasaan menabung tidak hanya mengajarkan anak menyisihkan uang yang dimiliki, tetapi juga membentuk karakter disiplin, tanggung jawab, dan kemampuan merencanakan kebutuhan di masa depan.
“Pemahaman mengenai pengelolaan keuangan perlu dikenalkan sejak dini agar anak-anak tumbuh menjadi generasi yang cerdas dan bijak dalam mengambil keputusan finansial di era digital,” ujarnya.
Senada, Kepala SDN Lembung Timur, Efendi, mengapresiasi inisiatif yang dilakukan SPPG Lenteng Timur 02 dalam mendorong budaya menabung di lingkungan sekolah.
Ia menilai kehadiran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) turut memberikan dampak positif terhadap peningkatan kebiasaan menabung di kalangan siswa.
“Sejak adanya program MBG, kebiasaan menabung para murid semakin meningkat karena sebagian uang saku yang sebelumnya digunakan membeli makanan tambahan kini dapat disisihkan untuk ditabung,” ujar Efendi.
Ia menjelaskan bahwa kebiasaan tersebut menjadi langkah positif dalam mengajarkan hidup hemat, memiliki tujuan keuangan, serta mempersiapkan masa depan sejak usia dini.
Efendi berharap kolaborasi antara sekolah, orang tua, dan berbagai pihak dapat terus diperkuat guna membangun budaya literasi keuangan di lingkungan pendidikan.
Sementara itu, Kepala SPPG Lenteng Timur 02, M. Rizal, mengatakan pihaknya berkomitmen untuk terus mendukung pemenuhan kebutuhan gizi siswa melalui pelaksanaan program MBG.
Menurutnya, program tersebut tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan gizi peserta didik, tetapi juga meringankan beban ekonomi keluarga karena sebagian kebutuhan makan siswa telah ditanggung.
“Meringankan beban ekonomi keluarga karena sebagian kebutuhan makan siswa ditanggung melalui program tersebut,” kata Rizal.
Ia menambahkan bahwa uang saku yang dimiliki siswa dapat dimanfaatkan secara lebih produktif dengan cara ditabung sebagai bekal masa depan.
“Kami berharap siswa penerima manfaat dapat tumbuh sehat, memperoleh gizi yang cukup, semakin semangat belajar, serta meraih prestasi yang lebih baik sehingga menjadi generasi penerus bangsa yang berkualitas,” pungkasnya.
Melalui pemberian apresiasi tersebut, SPPG Lenteng Timur 02 berharap semakin banyak siswa yang termotivasi untuk membiasakan diri menabung dan memanfaatkan perkembangan digitalisasi keuangan secara positif, aman, serta bertanggung jawab.
Langkah sederhana itu diyakini dapat menjadi bekal penting dalam mencetak generasi yang sehat, cerdas, dan memiliki kemampuan mengelola keuangan dengan baik di masa mendatang. (Dim/red)
