Netranews.co.id, Sumenep – RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep terus mengembangkan layanan kesehatan dengan membuka terapi wicara di Poli Rehabilitasi Medik. Fasilitas ini diperuntukkan bagi pasien yang mengalami gangguan komunikasi, mulai dari kesulitan berbicara, berbahasa, hingga gangguan menelan, baik pada anak-anak maupun orang dewasa. Senin, 13 April 2026.
Kehadiran layanan tersebut menjadi alternatif baru bagi masyarakat di Sumenep yang selama ini kesulitan memperoleh penanganan khusus untuk masalah keterlambatan bicara maupun gangguan komunikasi lainnya.
Terapis wicara di RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, Aisyah Shinta Balqis, menjelaskan bahwa terapi ini tidak hanya ditujukan bagi anak-anak, tetapi juga pasien dewasa yang mengalami gangguan akibat kondisi medis tertentu.
Menurut dia, terapi wicara berperan dalam meningkatkan kemampuan komunikasi pasien, baik dari aspek berbicara, berbahasa, maupun fungsi menelan. Penanganan sejak dini dinilai penting untuk memperoleh hasil yang lebih maksimal.
Ia juga menegaskan bahwa setiap pasien akan mendapatkan penanganan yang disesuaikan dengan kondisi masing-masing, sehingga proses terapi dapat berjalan lebih efektif dan terarah.
Sementara itu, Direktur Utama RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, dr. Erliyati, menyebut pengembangan layanan ini sebagai bagian dari komitmen rumah sakit dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan.
Menurutnya, keberadaan terapi wicara menjadi salah satu upaya untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. “Terutama dalam penanganan gangguan komunikasi yang kerap dianggap tidak serius.” terang dr. Erliyati.
Ia menambahkan, gangguan bicara dan komunikasi seharusnya tidak diabaikan karena dapat berdampak pada kualitas hidup, baik dari sisi sosial maupun pendidikan.
Pihak rumah sakit pun mengimbau masyarakat agar tidak menunda pemeriksaan dan segera berkonsultasi sejak dini apabila mengalami gejala gangguan komunikasi. Semakin cepat ditangani, peluang pemulihan dinilai semakin besar.
Dengan adanya layanan ini, RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep berharap dapat memberikan akses penanganan yang lebih mudah sekaligus berkontribusi dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat di Kabupaten Sumenep. (Adv/dim)
