Netranews.co.id, Jakarta – Pengurus Pusat Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Nusantara mengapresiasi slogan baru Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), yakni “Polisi Bersama Masyarakat”, yang dinilai dapat memperkuat kedekatan kepolisian dengan masyarakat.
Koordinator Isu BEM Nusantara, Moh. Mahshun Al Fuadi menilai slogan tersebut membawa pesan penting mengenai perlunya membangun hubungan yang harmonis antara Polri dan masyarakat dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta meningkatkan kepercayaan publik.
“Kami dari Pengurus Pusat BEM Nusantara mengapresiasi slogan ‘Polisi Bersama Masyarakat’, karena pesan ini menunjukkan pentingnya membangun hubungan yang dekat antara Polri dan masyarakat,” ujar Fuad.
Ia berharap slogan tersebut tidak hanya menjadi identitas, tetapi juga menjadi semangat bagi jajaran kepolisian untuk meningkatkan kualitas pelayanan, memperkuat komunikasi, dan membangun kepercayaan masyarakat.
Menurutnya, pendekatan kepolisian yang humanis dan responsif terhadap kebutuhan warga menjadi salah satu aspek penting dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban yang kondusif.
Fuad juga menekankan pentingnya keterbukaan Polri dalam mendengarkan aspirasi masyarakat, memberikan pelayanan secara profesional, serta menjalin komunikasi dengan berbagai kelompok sosial.
“Hubungan antara Polri dan masyarakat perlu terus diperkuat melalui dialog dan kolaborasi yang melibatkan mahasiswa, organisasi kepemudaan, tokoh masyarakat, serta elemen masyarakat sipil lainnya,” ungkapnya
Menurutnya, mahasiswa memiliki peran strategis dalam menyampaikan aspirasi, memberikan masukan, dan mendorong terciptanya kehidupan sosial yang demokratis serta tertib.
“Bagi kami, slogan ini memiliki pesan yang positif, karena polisi dan masyarakat perlu berjalan bersama dalam menjaga keamanan dan ketertiban,” katanya.
Ia menjelaskan bahwa Polri memiliki tanggung jawab dalam penegakan hukum dan pelayanan publik, sedangkan masyarakat dapat berpartisipasi melalui komunikasi, kepedulian sosial, serta keterlibatan dalam menjaga keamanan lingkungan.
Pengurus Pusat BEM Nusantara berharap semangat “Polisi Bersama Masyarakat” dapat diwujudkan melalui kegiatan yang mempertemukan kepolisian dengan masyarakat secara langsung.
Fuad menilai dialog kebangsaan, edukasi hukum, kegiatan sosial, serta forum komunikasi bersama mahasiswa dapat menjadi sarana untuk memperkuat kemitraan dan meningkatkan pemahaman mengenai pentingnya keamanan dalam kehidupan bermasyarakat.
Ia juga berharap seluruh jajaran kepolisian terus meningkatkan profesionalisme, transparansi, dan akuntabilitas dalam menjalankan tugas serta memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Fuad menambahkan bahwa upaya membangun Indonesia yang aman dan kondusif membutuhkan kerja sama seluruh elemen bangsa, sehingga komunikasi dan kemitraan antara Polri, mahasiswa, dan masyarakat perlu terus diperkuat.
“Kami berharap semangat ‘Polisi Bersama Masyarakat’ dapat dirasakan langsung oleh masyarakat dalam kehidupan sehari-hari,” ungkapnya. (Red)
