Netranews.co.id, Sumenep – Sekretaris Fraksi PKB DPRD Jawa Timur, Nur Faizin, menggandeng Lembaga Perekonomian Nahdlatul Ulama (LPNU) dan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Jawa Timur untuk bantu perizinan usaha melalui kegiatan SALEHA (Sadar Legalitas Berusaha). Senin, 26 Oktober 2026.
Kegiatan tersebut berlangsung di MWC Nahdlatul Ulama Kota Sumenep yang diisi sosialisasi oleh sejumlah narasumber dari DPMPTSP Jawa Timur, Dinkes Sumenep dan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Jatim.
Kegiatan itu menjadi upaya jemput bola untuk membantu pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) warga Nahdliyin agar mendapatkan legalitas usaha, Nomor Induk Berusaha (NIB), serta sertifikasi halal secara gratis.
Nur Faizin melalui Staf Ahlinya, Ali Faidi menyampaikan bahwa kegiatan SALEHA bertujuan membantu pelaku usaha memenuhi persyaratan administratif agar usaha mereka dapat berkembang lebih baik.
“Kegiatan ini bertujuan untuk membantu pelaku usaha untuk memiliki legalitas agar usahanya bisa lebih baik dan semakin produktif,” kata Ali Faidi.
Menurutnya, UMKM merupakan tulang punggung perekonomian kerakyatan, sehingga persoalan administratif tidak boleh menjadi kendala bagi pelaku usaha agar usahanya naik kelas.
“Mas Nur Faizin memang sangat getol memperhatikan UMKM yang saat ini menjadi tulang punggung ekonomi. Kami sangat berharap dengan ini UMKM Nahdliyin naik kelas dengan kami membantu urusan legalitasnya,” ungkapnya.
Ia menyebutkan, kegiatan tersebut diikuti oleh 100 pelaku UMKM Nahdliyin yang akan mendapatkan pendampingan dalam pengurusan administrasi usaha.
“Kegiatan itu diikuti oleh 100 pelaku UMKM Nahdliyin dan akan kami bantu mereka untuk mengurus persoalan administratif dalam berusaha,” ujarnya.
Selain legalitas dan NIB, pihaknya juga memberikan perhatian terhadap pengurusan sertifikasi halal untuk menjamin produk UMKM Nahdliyin sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
“Selain itu, ada juga sertifikasi halal yang juga akan kami bantu agar produk UMKM Nahdliyin benar-benar terjamin, sehingga ekonomi masyarakat semakin maju,” ungkap Faidi.
Ia berharap, pendampingan tersebut dapat meningkatkan daya saing produk UMKM Nahdliyin sekaligus membuka peluang lebih luas bagi pelaku usaha untuk mengembangkan pasar.
“Dengan ini, kami berharap UMKM Nahdliyin bisa bersaing secara global dan produknya yang berkualitas bisa mendunia,” tuturnya.
Faidi juga mengajak warga Nahdlatul Ulama (NU) yang memiliki usaha untuk memahami pentingnya legalitas sebagai salah satu fondasi dalam menjalankan dan mengembangkan bisnis.
“Kami mengajak seluruh warga NU yang memiliki usaha agar sadar akan pentingnya legalitas, dan dengan SALEHA kita bisa maju bersama dalam berusaha,” pungkasnya. (Dim/red)
