Netranews.co.id, Sumenep – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Jawa Timur, lakukan panen raya jagung hibrida bersama para petani dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) setempat di Desa Ellak Daya, Kecamatan Lenteng. Rabu, 28 Mei 2025.
Hal itu dilakukan melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Sumenep demi swasembada pangan tahun 2025 agar mencapai 25.000 hektare.
Kepala DKPP Sumenep Chainur Rasyid mengatakan, panen raya jagung hibrida kali ini dilakukan di lahan seluas 2 hektare dengan perhitungan mencapai 16 ton. Hal ini membuat capaian target semakin dekat.
“Kualitasnya sangat baik, apa lagi didukung dengan jaringan pengairan yang bagus,” katanya saat dikonfirmasi melalui WhatsApp, pada Rabu (28/05).
Ia mengungkapkan bahwa pihaknya terus mendorong masyarakat petani untuk memaksimalkan musim tanam tahun ini. Bahkan, lanjutnya, saat ini capaiannya sudah 75 persen dari target 25.000 hektare selama 12 bulan.
“Mumpung masih turun hujan kami ajak masyarakat untuk memanfaatkan air yang ada dengan menanam jagung,” ungkapnya.
Sementara itu, jagung hibrida ini semuanya murni milik masyarakat, sehingga masyarakat juga dibebaskan untuk melakukan distribusi pasca panen.
“Masyarakat kita ini harus turut andil dalam mendukung swasembada pangan dengan cara terus menanam,” pungkasnya. (Dim/red)
