Netranews.co.id, Sumenep – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, Komitmen Hilangkan Disparitas Pembangunan infrastruktur antara daratan dan kepulauan. Jum’at, 15 Agustus 2025.
Hal ini disampaikan M. Muhri, anggota Komisi III DPRD Sumenep usai pembahasan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) sebelum jadi Rencana Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) 2026.
Bersamaan dengan pembahasan KUA-PPAS di dalam gedung DPRD Sumenep, juga terdapat mahasiswa Kepulauan yang melakukan demonstrasi menyoal infrastruktur jalan di Pulau Kangean.
Dalam hal ini, M. Muhri kemudian mengapresiasi Mahasiswa Kepulauan yang menyampaikan aspirasinya untuk merepresentasikan Masyarakat Kepulauan secara umum.
Menurutnya, aspirasi itu memang dibutuhkan oleh pemerintah daerah untuk membangun dan memenuhi kebutuhan masyarakat demi mencapai kesejahteraan bersama.
Muhri menambahkan, saat ini Pemerintah legislatif dan eksekutif memang telah berkomitmen untuk menyelesaikan masalah disparitas antara daratan dan kepulauan.
“Soal Infrastruktur di Kepulauan itu sudah kami upayakan sejak lama, salah satunya kita sudah mendatangi DPR RI untuk mengambil kembali DAK, itu salah satu langkah untuk menghilangkan disparitas,” ungkapnya.
Ia juga menjelaskan bahwa selama ini Komisi III bersama Pemerintah Daerah sudah menganggarkan melalui APBD 2025 meskipun tidak mampu mengembalikan Dana Alokasi Khusus dari pusat.
“Tahun ini ada tiga titik di Kepulauan yang sudah dianggarkan, Insyaallah semangat kami tidak akan ada lagi disparitas, tidak ada pulau tidak ada darat, kita satu,” jelasnya.
Disinggung soal salah satu poros yang belum tersentuh pembangunan, seperti poros tiga desa yaitu Desa Batuputih, Tembayangan hingga Cangkramaan, Muhri menyampaikan bahwa tahun anggaran 2026 pasti akan dibahas, mengingat itu juga kebutuhan yang sangat mendasar bagi masyarakat.
“2026 ini kita kan sudah akan pembahasan KUA-PPAS, itu juga akan saya sampaikan di rapat nanti ke dinas agar segera dimasukkan dan dibangun,” pungkasnya. (Dim/red)
