Netranews.co.id, Sumenep – Keberadaan agen BRILink di wilayah pedesaan terbukti mampu mendekatkan layanan perbankan kepada masyarakat. Salah satunya ALF CELL, agen BRILink yang berlokasi di Jalan Gapura-Sumenep, Desa Peberasan, Kecamatan Kota, Kabupaten Sumenep. Sejak bergabung pada awal 2024, agen ini mencatatkan transaksi hingga Rp100 juta per bulan.
Pemilik ALF CELL, Cholif Zikrillah, awalnya menjalankan usaha konter pulsa yang melayani penjualan pulsa, paket internet, dan voucher. Melihat keterbatasan akses masyarakat terhadap mesin ATM yang cukup jauh dari desanya, ia pun memutuskan menjadi mitra BRILink.
“Saya jadi agen BRILink mulai dari awal tahun 2024. Sudah setahun lalu dan transaksi di sini cukup pesat,” ujar Cholif saat ditemui, Selasa (26/8/2025).
Menurut Cholif, kebutuhan masyarakat akan transaksi non-tunai maupun tarik tunai cukup tinggi, sementara infrastruktur layanan perbankan belum menjangkau secara merata.
“Menurut saya, lebih banyak menguntungkan. Rata-rata orang di sini butuh transaksi pakai kartu. Sedangkan di Desa Peberasan ini jauh dari mesin ATM,” jelasnya.
Dengan adanya agen BRILink, masyarakat tidak perlu lagi menempuh perjalanan jauh untuk sekadar menarik uang tunai atau melakukan transaksi keuangan lainnya.
“Misalkan ada orang mau tarik tunai pakai kartu, lebih mudah dengan adanya BRILink. Nggak harus jauh-jauh,” imbuhnya.
Selain layanan tarik tunai, ALF CELL juga melayani beragam transaksi lain seperti pembayaran cicilan motor, pembelian pulsa dan token listrik, hingga pencairan bantuan sosial seperti Program Keluarga Harapan (PKH).
“Di sini per bulan bisa Rp70 juta sampai Rp100 juta. Sebenarnya saya masih usaha kecil-kecilan, cuma dengan jumlah segitu cukup besar menurut saya,” tutur Cholif.
Ia mengakui bahwa perannya sebagai agen BRILink memberi manfaat ganda. Selain menjadi sumber penghasilan, keberadaan usahanya juga membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan finansial sehari-hari tanpa hambatan geografis.
“Di sini juga menyediakan pembayaran, cicilan motor, isi pulsa, token juga bisa. Untuk tarik tunai PKH dan bantuan-bantuan lainnya juga bisa di sini,” ujarnya.
Meski merasa puas dengan sistem yang berjalan sejauh ini, Cholif berharap aplikasi BRILink terus ditingkatkan, khususnya dalam hal kestabilan sistem dan kemudahan penggunaan.
“Harapan saya, aplikasi BRILink dipermudah saja, dikontrol terus maintenance-nya, jadi tidak sering down. Tapi selama ini aman-aman saja sih. Untuk pembayaran, menu-menunya semuanya aman,” pungkasnya.
Kehadiran agen seperti ALF CELL menunjukkan peran vital BRILink dalam mendukung inklusi keuangan di daerah, terutama di wilayah yang belum terjangkau infrastruktur perbankan konvensional. (adv/sen)
