Netranews.co.id, Surabaya – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi melakukan inspeksi mendadak ke gedung eks Hi-Tech Mall. Dalam sidak tersebut, Eri bersama jajaran kepala perangkat daerah Pemerintah Kota Surabaya meninjau kondisi infrastruktur di bagian luar maupun dalam gedung. Kamis, 15 Januari 2025.
Eri mengatakan, Pemkot Surabaya akan segera melakukan perbaikan pada gedung eks pusat perbelanjaan elektronik tersebut. Perbaikan difokuskan pada area basement dan lantai dasar, termasuk perbaikan total pada fasad serta pilar-pilar bangunan. Inspeksi mendadak itu dilakukan Eri Cahyadi pada Rabu (14/1/2026) siang.
“Beberapa perbaikan akan kita lakukan. Sementara itu, Dinas Pariwisata juga sedang mendata pelaku ekonomi kreatif dan anak-anak muda yang nantinya akan mengisi tempat ini. Insya Allah akan kita gratiskan selama enam bulan,” kata Eri.
Setelah direnovasi, gedung eks Hi-Tech Mall direncanakan menjadi pusat aktivitas anak muda, mulai dari hiburan, ekonomi kreatif, hingga olahraga. Pemkot Surabaya juga akan menggandeng pelaku usaha makanan dan minuman untuk meramaikan kawasan tersebut.
Eri menargetkan, lantai basement dan lantai dasar gedung sudah bisa digunakan pada Mei 2026, bertepatan dengan peringatan Hari Jadi Kota Surabaya. Sementara itu, lantai dua dan tiga diharapkan menyusul dapat difungsikan sebagai ruang pertunjukan dan kegiatan anak-anak.
“Nanti namanya akan kita sayembarakan. Targetnya bulan Mei, saat ulang tahun Surabaya, lantai basement dan lantai dasar sudah bisa ditempati. Lantai dua dan tiga semoga juga sudah bisa digunakan untuk tempat pertunjukan,” ujarnya.
Menurut Eri, sejumlah pekerjaan perbaikan saat ini telah memasuki tahap akhir. Beberapa bagian struktur bangunan telah selesai dan tinggal tahap penyempurnaan.
“Ini tinggal finishing, seperti membungkus pilar dan permainan lampu. Struktur sudah selesai, tinggal detailing. Target kita 31 Mei,” kata Eri.
Ia berharap, perbaikan gedung bisa dilakukan hingga lantai tiga sehingga seluruh area dapat dimanfaatkan untuk kegiatan industri kreatif, ekonomi kreatif, dan kolaborasi dengan investor, termasuk sektor food and beverage.
Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman serta Pertanahan Kota Surabaya, Iman Kristian Maharhandono, memastikan pedagang elektronik di lantai satu tetap dapat beroperasi selama proses renovasi berlangsung.
“Fokus perbaikan saat ini hanya di basement, lantai dasar, pilar, dan fasad. Jadi pedagang tidak dipindah, tetap di lantai satu,” kata Iman. (Huda)
