Netranews.co.id, Sumenep – Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, menggelar sosialisasi dan skrining penyakit tidak menular (PTM) prioritas di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Sumenep.
Kegiatan tersebut berlangsung pada Rabu (12/8) mulai pukul 08.00 hingga 11.00 WIB dan diikuti sekitar 80 peserta yang terdiri dari guru dan siswa MAN Sumenep.
Kepala Dinkes P2KB Sumenep drg. Ellya Fardasah mengatakan, kegiatan tersebut dilakukan sebagai langkah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya warga sekolah, terhadap pentingnya deteksi dini penyakit tidak menular.
“Skrining ini penting untuk mendeteksi penyakit tidak menular sejak dini. Dengan mengetahui kondisi kesehatan lebih awal, upaya pencegahan dan pengendalian dapat dilakukan dengan lebih baik,” kata Ellya.
Menurut dia, PTM perlu mendapat perhatian karena upaya penanganannya tidak hanya dilakukan ketika seseorang sudah mengalami gangguan kesehatan. Deteksi dini menjadi salah satu bagian penting dalam upaya pencegahan dan pengendalian.
Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan sosialisasi mengenai PTM prioritas. Edukasi diberikan agar guru dan siswa memiliki pemahaman mengenai pentingnya menjaga kesehatan sekaligus melakukan pemeriksaan secara berkala.
Selain sosialisasi, peserta juga mengikuti skrining PTM. Pemeriksaan tersebut ditujukan untuk mengetahui kondisi kesehatan peserta dan mendeteksi secara lebih awal kemungkinan adanya faktor risiko atau masalah kesehatan yang berkaitan dengan PTM.
Ellya mengatakan, lingkungan sekolah menjadi salah satu tempat yang strategis untuk memberikan edukasi kesehatan kepada masyarakat.
“Melalui kegiatan di sekolah, kami berharap pengetahuan tentang pencegahan dan pengendalian PTM dapat dipahami sejak dini, baik oleh siswa maupun guru, sehingga kesadaran untuk menjaga kesehatan bisa dibangun sejak sekarang,” ujar Ellya.
Ia menambahkan, kegiatan skrining tidak hanya bertujuan mengetahui kondisi kesehatan saat ini, tetapi juga mendorong masyarakat untuk lebih peduli terhadap upaya pencegahan.
Dinkes P2KB Sumenep berharap kegiatan serupa dapat mendukung peningkatan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pemeriksaan kesehatan dan deteksi dini PTM.
Dengan deteksi yang dilakukan lebih awal, risiko PTM diharapkan dapat dikendalikan sehingga masyarakat dapat mengambil langkah pencegahan maupun mendapatkan penanganan kesehatan sesuai kondisi yang ditemukan.
Kegiatan sosialisasi dan skrining PTM prioritas di MAN Sumenep tersebut menjadi bagian dari upaya promotif dan preventif Dinkes P2KB Sumenep dalam mendorong masyarakat untuk lebih aktif menjaga serta memantau kondisi kesehatannya. (Dim/red)
