Netranews.co.id, Sumenep – Warga Desa Saobi, Kecamatan Kangayan, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, tidak bisa beraktivitas akibat banjir rob yang meluas sampai pemukiman warga. Kamis, 29 Mei 2025.
Banjir akibat luapan air laut itu terjadi pada Selasa (27/05) lalu, luapan air yang tidak terbendung membanjiri ratusan rumah warga di tiga pulau Desa Saobi, terparah di Pulau Bungin dan Nyarat.
Pemuda setempat, Rino Angrianto mengatakan, luapan air laut itu sudah terjadi beberapa kali sejak tahun 2024 hingga Mei 2025 ini. Akibatnya, seluruh aktivitas masyarakat setempat lumpuh karena banjir yang cukup tinggi.
“Akibatnya kami tidak bisa beraktivitas apapun, sepeda motor tidak keluar, semua akses jalan tertutup, bahkan untuk mencari kebutuhan rumah,” katanya, pada Kamis (29/05).
Ia mengungkapkan bahwa di Desa Saobi sudah ada tangkis laut, namun selama ini tidak mampu menahan luapan gelombang pasang hingga terjadi banjir rob.
“Tangkis laut ada, tapi tetap air laut itu melewati tangkis yang ada,” ungkapnya.
Selain itu, selama banjir terjadi sama sekali belum pernah ada bantuan pemerintah kepada masyarakat.
Ia berharap, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep bisa memberikan solusi agar masalah ini cepat selesai, apalagi sudah banyak warga yang terdampak.
“Ini harus cepat diatasi, jangan tutup mata Pemerintah Kabupaten Sumenep. Tangkis laut ini harus dibangun lebih tinggi, apalagi jalan desa juga sampai tertutup,” tegasnya. (Dim/red)
