Netranews.co.id, Sumenep – Ikatan Mahasiswa Kangean Sumenep (IMKS) menggelar audiensi ke Pemerintah Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, untuk menuntut Bupati Fauzi agar membubarkan PT Sumekar Line. Rabu, 04 Juni 2025.
Ketua IMKS, Ahmad Khairuddin menilai pelayanan PT Sumekar Line hanya menjadi beban Pemkab dan tidak melayani masyarakat kepulauan. Sebab, lanjutnya, kapal Dharma Bahari Sumekar (DBS) III milik perusahaan daerah itu sering tidak beroperasi, kurang terawat dan fasilitasnya minim.
“PT Sumekar ini sudah disubsidi sejak 2024, seharusnya subsidi ini digunakan dengan baik untuk kemudian melayani masyarakat, akan tetapi justru malah sebaliknya pelayanan yang diberikan tergolong buruk, ini menandakan bobroknya tata kelola PT. Sumekar line dalam mengelola perusahaan,” ujar Ahmad Khairuddin saat audiensi, pada Rabu (04/06).
Selain itu, ia menegaskan bahwa Bupati Sumenep sebagai pimpinan daerah harus bertanggung jawab membenahi permasalahan di tubuh PT Sumekar line, agar perusahaan tersebut tidak jadi beban APBD.
“Kami berharap Bupati tidak tutup mata persoalan PT Sumekar line ini. Maka segera restrukturisasi seluruh jajaran direksi dan komisaris PT. Sumekar Line yang gagal mengelola perusahaan,” tegasnya.
Lebih lanjut, IMKS merasa kecewa karna tidak ditemui Bupati dan hanya diwakili. Pihaknya merasa selama ini tidak pernah didengar saat menyuarakan soal transportasi laut untuk kepulauan.
“Kami kecewa dengan tidak hadirnya Bupati, ini menandakan bahwa Bupati Fauzi enggan mendengar aspirasi masyarakat kepulauan,” ungkapnya.
Adapun tuntutan IMKS kepada Bupati Sumenep, di antaranya:
- Restrukturisasi seluruh jajaran direksi PT. Sumekar Line yang dianggap gagal mengelola perusahaan, proses seleksi pemilihan direksi baru harus dilakukan secara transparan dengan mempertimbangkan aspek kompetensi.
- Meminta Bupati Sumenep untuk segera menyelesaikan permasalahan yang ada di internal PT. Sumekar Line.
- Jika Poin 1 dan Poin 2 tidak dapat dilaksanakan maka Kami meminta pemerintah untuk membubarkan PT. Sumekar Line.
(Dim/red)
