Netranews.co.id, Sumenep – Satuan Lalu Lintas Polres Sumenep menertibkan aksi balap liar di Jalan Raya menuju Bandara Trunojoyo, Desa Kacongan, Kecamatan Kota, Kabupaten Sumenep, Minggu (19/4/2026) kemarin.
Dalam operasi tersebut, polisi mengamankan sebanyak 48 unit sepeda motor yang tidak sesuai spesifikasi teknis, termasuk kendaraan dengan knalpot bising.
Penertiban dilakukan setelah adanya laporan masyarakat terkait maraknya balap liar di kawasan tersebut. Kegiatan patroli dimulai sekitar pukul 16.00 WIB hingga selesai, dengan melibatkan personel gabungan dari Satlantas, Polsek Kota, Unit Turjagwali, serta petugas Patko 14.0.
Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto mengatakan, patroli intensif ini dilakukan sebagai upaya mengantisipasi balap liar, kecelakaan lalu lintas, serta tindak kriminalitas seperti pencurian dengan kekerasan, pencurian dengan pemberatan, dan pencurian kendaraan bermotor.
“Kami menindaklanjuti laporan masyarakat dengan melakukan patroli dan penertiban secara tegas namun humanis. Balap liar tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga sangat membahayakan pengendara lain dan diri sendiri,” ujar Anang.
Ia menegaskan, pihaknya tidak akan memberikan ruang bagi pelanggaran lalu lintas yang berpotensi mengganggu keselamatan publik.
Anang juga mengimbau masyarakat, khususnya kalangan remaja, agar tidak terlibat dalam aksi balap liar. Ia meminta peran orang tua untuk turut mengawasi aktivitas anak-anaknya.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga ketertiban berlalu lintas. Kepada para orang tua, kami harap dapat mengawasi anak-anaknya agar tidak terlibat dalam aksi balap liar,” katanya.
Sementara itu, Kasat Lantas Polres Sumenep AKP Beny Kuncoro menyebutkan, patroli serupa akan terus dilakukan secara berkala sebagai langkah preventif menciptakan kondisi lalu lintas yang aman dan kondusif.
Hingga kegiatan berakhir, situasi di lokasi terpantau aman, tertib, dan lancar tanpa adanya insiden menonjol. Polisi juga memastikan akan meningkatkan pengawasan di sejumlah titik rawan pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas di wilayah Kabupaten Sumenep. (Dim/red)
