Netranews.co.id, Sumenep – Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menegaskan bahwa nilai-nilai Pancasila tetap menjadi landasan utama dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara, termasuk dalam pelaksanaan pembangunan di Kabupaten Sumenep.
Menurut Fauzi, Sumenep yang memiliki wilayah daratan dan kepulauan dihuni masyarakat dengan latar belakang suku, budaya, tradisi, dan keyakinan yang beragam. Meski demikian, masyarakat tetap mampu menjaga persatuan dan keharmonisan.
“Pancasila bukan sekadar dasar negara, tetapi juga menjadi pedoman dalam kehidupan sehari-hari. Karena itu, nilai-nilai yang terkandung di dalamnya harus terus diimplementasikan dalam setiap aspek pembangunan dan kehidupan bermasyarakat,” ujar Fauzi saat menghadiri Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila di halaman Kantor Bupati Sumenep, Selasa (2/6/2026).
Ia menjelaskan, sila pertama mengajarkan pentingnya menjunjung tinggi nilai-nilai religius sekaligus memperkuat toleransi antarumat beragama. Menurutnya, sikap saling menghormati perbedaan menjadi modal penting dalam menjaga suasana yang aman dan kondusif di daerah.
Selain itu, nilai kemanusiaan juga harus terus ditanamkan melalui penghormatan terhadap hak asasi manusia, serta meningkatkan rasa empati dan kepedulian sosial kepada masyarakat yang membutuhkan.
Fauzi menambahkan, semangat persatuan perlu diwujudkan melalui budaya gotong royong dalam membangun daerah. Sebab, kemajuan Sumenep tidak dapat dicapai hanya oleh pemerintah, melainkan membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat.
“Semangat kebersamaan dan gotong royong merupakan kekuatan besar yang telah menjadi bagian dari karakter masyarakat Kabupaten Sumenep sejak dahulu yang harus terpelihara sampai kapan pun,” katanya.
Dalam pelaksanaan pemerintahan, Fauzi menyebut nilai kerakyatan menjadi dasar pengambilan keputusan melalui musyawarah dan dialog yang mengutamakan kepentingan bersama. Oleh karena itu, pemerintah daerah terus membuka ruang partisipasi bagi masyarakat dalam setiap proses pembangunan.
Sementara itu, nilai keadilan sosial menjadi tujuan utama untuk mewujudkan kesejahteraan yang merata, baik bagi masyarakat di wilayah daratan maupun kepulauan.
“Nilai keadilan sosial menjadi tujuan utama dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat secara merata, baik di wilayah daratan maupun kepulauan. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Sumenep berkomitmen menghadirkan pembangunan yang inklusif sehingga manfaatnya dapat dirasakan seluruh masyarakat,” tuturnya.
Fauzi juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga persatuan, memperkuat toleransi, dan meningkatkan semangat gotong royong demi mewujudkan Sumenep yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera.
“Dengan menjadikan Pancasila sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari, Kabupaten Sumenep akan semakin kuat menghadapi berbagai tantangan serta mampu mewujudkan pembangunan yang berkeadilan dan berkelanjutan bagi seluruh masyarakat,” ucapnya. (Dim/red)
