Netranews.co.id, Jakarta – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan pemerintah akan memperjuangkan agar seluruh sekolah negeri di Indonesia dapat memberikan pendidikan tanpa pungutan biaya. Sabtu, 22 Agustu 2026.
Pernyataan tersebut disampaikan Presiden Prabowo saat menyampaikan Keterangan Pemerintah atas RUU tentang APBN Tahun Anggaran 2027 beserta Nota Keuangannya di hadapan Rapat Paripurna DPR RI, Jumat, 14 Agustus 2026.
Dalam pidatonya, Prabowo mengatakan pemerataan akses pendidikan perlu diwujudkan dengan memastikan anak-anak dari berbagai latar belakang ekonomi tetap dapat bersekolah.
“Semua kelas di seluruh Indonesia akan punya akses kepada pendidikan yang terbaik,” ujarnya.
Ia mengungkapkan pemerintah tidak hanya akan mengejar peningkatan kualitas pembelajaran, tetapi juga memperjuangkan agar persoalan biaya tidak menjadi penghalang bagi anak-anak untuk mendapatkan pendidikan.
Selain itu, ia menegaskan bahwa sekolah negeri harus menjadi bagian dari upaya negara dalam menyediakan pendidikan yang dapat diakses masyarakat tanpa pungutan biaya.
“Pemerintah juga akan memperjuangkan seluruh sekolah negeri tidak dipungut bayaran,” tegasnya.
Menurutnya, kebijakan tersebut sejalan dengan cita-cita para pendiri bangsa yang menempatkan pendidikan sebagai hak seluruh anak Indonesia.
“Ini adalah cita-cita pendiri-pendiri bangsa kita. Pendidikan adalah hak semua anak Indonesia,” ucapnya.
Presiden Prabowo juga menyampaikan, masyarakat yang memiliki kemampuan ekonomi dan menginginkan layanan pendidikan tertentu tetap memiliki pilihan untuk menyekolahkan anaknya di lembaga pendidikan swasta.
“Bagi mereka yang punya kemampuan, silakan ke sekolah-sekolah swasta yang hebat,” katanya.
Namun, pemerintah menurut Prabowo tetap memiliki kewajiban untuk memastikan anak-anak Indonesia memperoleh kesempatan belajar tanpa terbebani persoalan biaya.
“Tapi untuk pemerintah, kita harus perjuangkan anak-anak kita bisa sekolah dengan gratis,” tegasnya.
Ia menekankan bahwa pendidikan menjadi salah satu agenda prioritas pemerintah dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui kebijakan pendidikan yang lebih merata.
Ia berharap kebijakan pendidikan ke depan tidak hanya meningkatkan mutu sekolah, tetapi juga memperluas akses sehingga kesempatan belajar dapat dirasakan seluruh anak Indonesia.
Komitmen terhadap sekolah negeri gratis tersebut selanjutnya menjadi bagian dari arah kebijakan pemerintah dalam penyusunan APBN Tahun Anggaran 2027. (Red)
