Netranews.co.id, Sumenep – Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo memberikan apresiasi kepada anak-anak yang mengikuti lomba mewarnai tingkat TK/RA dan SD/MI di Graha Mahasiswa Universitas PGRI Sumenep. Sabtu. 17 Oktober 2026.
Kegiatan yang digelar LAKONALAKONE Sumenep tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-757 Kabupaten Sumenep. Sebanyak 125 peserta dari berbagai sekolah di Kabupaten Sumenep mengikuti perlombaan dengan objek gambar Tugu Keris, salah satu ikon daerah.
Saat mengunjungi lokasi lomba, Fauzi menyempatkan diri melihat proses peserta menyelesaikan karya mereka. Ia juga memberikan semangat kepada anak-anak agar berani mengekspresikan imajinasi dan terus mengembangkan kemampuan yang dimiliki.
“Kami datang di sini untuk memberikan motivasi bagi peserta lomba. Alhamdulillah, kreativitas anak-anak sangat tinggi,” kata Fauzi.
Kehadiran bupati disambut antusias oleh para peserta. Suasana semakin meriah ketika Fauzi mengajak anak-anak berfoto bersama. Momen tersebut menjadi bentuk dukungan sekaligus dorongan semangat bagi peserta yang sedang mengikuti kompetisi.
Menurut Fauzi, lomba mewarnai tidak sekadar menjadi ajang untuk menunjukkan kemampuan seni, tetapi juga dapat dimanfaatkan sebagai sarana mengenalkan identitas daerah kepada generasi muda.
Pemilihan Tugu Keris sebagai objek gambar dinilai relevan untuk menumbuhkan pengetahuan anak-anak mengenai ikon kebanggaan Kabupaten Sumenep sejak dini.
“Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan yang memperebutkan Piala Bunda Literasi Sumenep ini sekaligus menjadi sarana edukasi untuk mengenalkan ikon daerah kepada anak-anak melalui aktivitas yang menyenangkan,” ujarnya.
Lomba tersebut dibuka oleh Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, Moh. Tayyib, sebelum bupati hadir menyapa para peserta.
Ketua panitia penyelenggara, M. Syamsul Arifin, menjelaskan bahwa kegiatan itu tidak hanya bertujuan mencari peserta terbaik. Panitia juga ingin menyediakan ruang bagi anak-anak untuk mengembangkan kreativitas, mengasah imajinasi, serta membangun kepercayaan diri melalui karya seni.
Ia menambahkan, penggunaan Tugu Keris sebagai objek mewarnai memiliki nilai edukasi karena memperkenalkan simbol daerah kepada anak-anak dengan cara yang menarik dan mudah dipahami.
Melalui kegiatan tersebut, LAKONALAKONE Sumenep berharap anak-anak semakin terdorong untuk mengembangkan bakatnya. Peringatan Hari Jadi ke-757 Kabupaten Sumenep pun diharapkan dapat menjadi momentum untuk menumbuhkan generasi muda yang kreatif, percaya diri, dan memiliki kecintaan terhadap daerahnya. (Adv/dim/red)
