Netranews.co.id, Pamekasan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan akan segera membangun pasar Kolpajung dengan konsep modern. Pembangunan akan dilakukan diawal tahun depan, Rabu (30/11/2022).
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Pamekasan, Achmad Sjaifuddin, mengungkapkan, jika pihaknya telah mendapat sinyal dari pemerintah pusat untuk keberlanjutan rencana pembangunan pasar Kolpajung setelah tahun sebelumnya gagal akibat terkena recofusing untuk penanganan pandemi Covid-19.
“Ini sudah ada sinyal (pembangunan pasar Kolpajung). Sejauh ini kita melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat untuk review Detail Engineering Designnya (DED),” ungkapnya.
Selain itu pula ungkapnya, awalnya pihaknya mengajukan anggaran lebih dari Rp. 100 miliar untuk pembangunan pasar tradisional terbesar di Kabupaten Pamekasan, akan tetapi dengan naiknya harga bahan bakar minyak (BBM) tentu anggarannya butuh penyesuaian dengan harga satuan terbaru karena sebagian harga barang naik termasuk biaya transportasinya.
Rencananya, pembangunan pasar Kolpajung akan dimulai pada awal tahun 2023, namun sebelum pelaksanaan Disperindag mempersiapkan tempat penampungan pedagang sementara yang lokasinya di lapangan depan kantor Kelurahan Kowel.
“Sementara untuk tempat relokasi sementara yang paling memungkinkan saat ini adalah Lapangan Kowel, karena jarak dari lokasi awal masih terjangkau, dan apalagi lahannya memang lahannya pemerintah daerah,” jelasnya.
Sementara kondisi pasar saat ini kata Kadisperindag, sangat memprihatinkan sehingga pembangunannya butuh dukungan semua pihak agar rencana tersebut terealisasi dengan baik demi keberlangsungan perekonomian masyarakat.
“Pembangunan akan dilakukan secara total, dengan konsep modern karena pasar Kolpajung menjadi kebanggaan masyarakat Pamekasan. Oleh karena itu, kami minta dukungan semua pihak,” ujarnya (Adv/Lil)
