Netranews.co.id, Sumenep – Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia jadi momentum bagi Forum Mahasiswa Pecinta Alam untuk melakukan unjuk rasa melalui aksi bisu menyoal krisis lingkungan di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur. Kamis, 5 Juni 2025.
Demonstrasi itu berlangsung di depan kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Jawa Timur, dengan membawa sejumlah banner bertuliskan ‘Mohon maaf kantor anda kami banjiri, agar juga merasakan seperti masyarakat yang terdampak banjir’ tanpa melakukan orasi sepatah kata pun.
Koordinator lapangan aksi, Miftahul Arifin mengatakan aksi bertajuk ‘Bisu Kami Suara Alam’ itu merupakan bentuk keprihatinan sekaligus kritik moral terhadap lambannya penanganan banjir yang terus terjadi dari tahun ke tahun di beberapa wilayah Kabupaten Sumenep.
“Bencana banjir yang berulang telah melanda sejumlah desa seperti Nambakor, Kolor, dan beberapa titik lainnya. Banjir tidak hanya menyebabkan kerusakan lingkungan, namun juga mengganggu aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat secara serius,” kata Rifin saat dikonfirmasi.
Ia menjelaskan, aksi bisu ini sebagai simbol bisunya suara rakyat dan diamnya Pemerintah terhadap krisis ekologis yang nyata. Selain itu, mereka juga membawa sejumlah jerigen air untuk membuat pejabat Pemkab Sumenep juga merasakan banjir yang dirasakan warga desa terdampak.
“Ini bukan bentuk keonaran, melainkan panggilan nurani dari mahasiswa pecinta alam yang peduli terhadap lingkungan dan kemanusiaan. Kami tidak datang untuk mencari popularitas, kami hadir karena suara alam dan suara rakyat terlalu lama diabaikan,” tegasnya.
Lebih lanjut, Forum Mahasiswa Pecinta Alam menyampaikan tiga tuntutan utama kepada Pemerintah Kabupaten Sumenep :
- Menyampaikan penjelasan teknis secara terbuka tentang rencana penanganan banjir di wilayah terdampak;
- Menetapkan tenggal waktu yang jelas, realistis, dan bisa diawasi publik atas pelaksanaan solusi tersebut;
- Memberikan komitmen tertulis bahwa pemerintah tidak akan lagi mengabaikan aspirasi masyarakat dalam isu bencana lingkungan ini.
(Dim/red)
