Netranews.co.id, Sumenep – PT. Arinna Makmur Sentosa turut berpartisipasi memeriahkan Madura Culture Festival 2025 yang digelar di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, dengan menghadirkan stan Arinna Cafe & Resto serta Arinna Hidayah Bakery, yang menyajikan berbagai menu khusus.
Sebagai salah satu usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang sedang berkembang dengan sangat pesat, PT Arinna Makmur Sentosa menjadi salah satu stan yang digemari pengunjung karena sajian makanannya yang khas dengan sentuhan modern.
Owner PT Arinna Makmur Sentosa, Hj. Arinna Hidayah mengatakan dengan mengikuti festival ini, ia ingin mendukung kelestarian budaya dan pertumbuhan perekonomian di Kabupaten Sumenep.
“Kegiatan ini merupakan ruang positif untuk melestarikan budaya dan menumbuhkan semangat ekonomi kreatif. Kami senang sekali bisa ikut berpartisipasi,” ujarnya, Minggu (31/8/2025) malam.
Ia menambahkan, pihaknya menyajikan berbagai menu khusus yang hanya tersedia selama festival, dengan tampilan stan yang elegan namun santai dan bernuansa lokal.
“Modern, namun tetap membawa nuansa lokal Madura. Pengunjung cukup antusias mencicipi menu khas kami,” tambahnya.
Lebih lanjut, ia berharap Madura Culture Festival yang rutin diadakan sejak tiga tahun terakhir bisa menjadi kegiatan yang diikuti secara Nasional bahkan Internasional untuk memperkenalkan budaya lokal, serta memajukan UMKM.
“Semoga acara rutin ini semakin besar hingga Nasional. Kami selalu siap menjadi bagian untuk mendukung jalannya Madura Culture Festival ini,” ungkapnya.
Untuk diketahui, Madura Culture Festival ke-3 ini diselenggarakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep melalui Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) sejak Kamis (28/8/2025) dan berlangsung hingga Rabu (3/9/2025).
Festival ini menghadirkan beragam acara menarik, termasuk pameran budaya, tari tradisional, fashion batik, Festival Kopi Madura, Sweet Model Anniversary, dan Festival Tembakau Madura.
Menurut Sekretaris Disbudporapar Sumenep, Akh. Raisul Kawim, kegiatan ini merupakan kolaborasi besar yang melibatkan berbagai pihak.
“Kami melibatkan 27 Organisasi Perangkat Daerah (OPD), tujuh gabungan kecamatan, serta tujuh ekskawedanan di Kabupaten Sumenep,” ujarnya.
Lebih lanjut, Kawim menyebutkan bahwa acara ini juga mendapat dukungan dari instansi vertikal, perbankan, BUMD, BUMN, perguruan tinggi, pihak swasta, dan berbagai asosiasi di Kabupaten Sumenep.
Tidak hanya itu, festival ini juga menjadi ajang promosi bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dengan menghadirkan 200 stan UMKM dari berbagai daerah, seperti Lumajang, Situbondo, Jember, Pasuruan, Pamekasan, dan Sampang. (Dim/red)
