Netranews.co.id, Sumenep – Ratusan ribu warga Kabupaten Sumenep segera akan segera mendapat Bantuan Pangan (Banpang) dari Badan Pangan Nasional (BAPANAS) yang disalurkan melalui Perum Bulog Kantor Cabang Madura pada November ini. Selasa, 4 November 2025.
Kepala Bulog Kantor Cabang Madura, Ahmad Rofi’i, mengatakan bantuan tersebut berupa beras dan minyak goreng yang akan disalurkan kepada 119.282 keluarga penerima bantuan pangan (PBP).
Setiap penerima akan memperoleh 10 kilogram beras dan 2 liter minyak goreng per bulan yang penyalurannya dilakukan langsung untuk dua bulan sekaligus.
“Jadi total yang diterima setiap PBP adalah 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng,” ujar Ahmad Rofi’i di Sumenep, Senin (3/11/2025).
Ia menjelaskan, data penerima bantuan bersumber dari Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) yang telah ditetapkan pemerintah pusat.
“Bulog hanya menyalurkan bantuan sesuai data dari Bapanas, dan BAPANAS mendapatkan data tersebut dari DTSEN,” tegasnya.
Rofi’i menegaskan Bulog tidak memiliki kewenangan menambah atau mengubah data penerima karena sepenuhnya mengikuti penetapan dari Bapanas.
Ia menambahkan, mekanisme penyaluran bantuan ini nanti akan melalui transporter yang akan memuat komoditas dari gudang yang akan ditempatkan di setiap titik.
“Komoditas ini akan ditempatkan di titik bagi sesuai kordinasi antara transporter dengan desa agar penerima bantuan mudah mengambil,” jelasnya.
Menurutnya, bantuan pangan ini menjadi langkah pemerintah untuk menekan gejolak harga pangan dan meringankan beban masyarakat berpenghasilan rendah.
“Tujuan bantuan ini untuk mengurangi beban pengeluaran rumah tangga penerima, menanggulangi kerawanan pangan, serta menjaga kestabilan harga dan inflasi,” jelasnya.
Ia menyebutkan, proses distribusi akan dilakukan secara transparan dan tepat sasaran dengan melibatkan pemerintah daerah dan perangkat desa.
Penyaluran bantuan pangan tersebut diharapkan dapat memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat Sumenep di tengah kondisi harga kebutuhan pokok yang fluktuatif.
Sementara itu, Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumenep, Jauhari mensyukuri adanya bantuan ini sebab bisa sangat bermanfaat bagi masyarakat.
Di samping itu, ia juga menekankan agar bantuan tersebut harus melalui pengawasan yang ketat karena rentan diselewengkan.
“Harapan saya, bantuan ini disalurkan secara cepat dan tepat sasaran. Jangan seperti yang sudah-sudah, kalau ada temuan harus lapor,” tegasnya. (Dim/red)
