Netranews.co.id, Sumenep – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Sumenep menyalurkan bantuan stimulan perbaikan rumah kepada warga terdampak bencana angin kencang di Desa Pakandangan Tengah, Kecamatan Bluto. Jumat, 6 Februari 2026.
Bantuan tersebut diberikan kepada warga yang rumahnya mengalami kerusakan akibat bencana angin kencang yang terjadi beberapa waktu lalu. Penyaluran bantuan ini merupakan bentuk kepedulian sekaligus respons cepat pemerintah daerah dalam membantu masyarakat terdampak agar dapat segera bangkit dan memperbaiki tempat tinggalnya.
Wakil Bupati Sumenep, KH Imam Hasyim, mengatakan bantuan stimulan diharapkan mampu meringankan beban warga terdampak bencana sehingga dapat kembali beraktivitas dengan aman dan nyaman.
“Bantuan ini diharapkan membantu meringankan beban warga terdampak bencana, agar bisa segera memperbaiki rumahnya dan kembali beraktivitas dengan aman dan nyaman,” ujar Imam Hasyim di sela-sela penyerahan bantuan (5/2).
Ia menjelaskan, pemerintah daerah bergerak cepat melakukan penanganan darurat, pendataan kerusakan, serta menyalurkan bantuan sebagai bentuk tanggung jawab dan kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak bencana alam.
Menurut dia, sinergi antara Pemkab Sumenep, Baznas, dan berbagai elemen lainnya diharapkan dapat mempercepat proses pemulihan pascabencana, sehingga masyarakat dapat kembali menjalani aktivitas sehari-hari secara normal.
“Meskipun bantuan ini bersifat stimulan dan tidak sepenuhnya menanggung seluruh biaya perbaikan rumah, namun diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat terdampak,” kata dia.
Imam Hasyim menegaskan, Pemkab Sumenep berkomitmen untuk terus berkoordinasi lintas sektor dalam upaya mitigasi dan penanganan bencana, serta memastikan bantuan tersalurkan secara tepat sasaran kepada warga yang membutuhkan.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih mungkin terjadi, mengingat kondisi cuaca yang belum menentu.
“Kami mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan segera melapor kepada aparat setempat apabila terjadi bencana atau keadaan darurat lainnya,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Baznas Kabupaten Sumenep, Ahmad Rahman, mengatakan bantuan stimulan difokuskan kepada warga yang rumahnya mengalami kerusakan berat akibat bencana angin puting beliung, berdasarkan hasil taksasi tim penanganan bencana.
“Bantuan stimulan diberikan kepada dua warga dengan kategori rumah rusak berat. Masing-masing penerima mendapatkan Rp 20 juta yang disalurkan secara bertahap, tahap pertama Rp 10 juta dan tahap kedua Rp 10 juta,” kata Ahmad Rahman. (Dim)
