Netranews.co.id, Bangkalan – Pemerintah Kabupaten Bangkalan merefleksikan capaian satu tahun kepemimpinan Bupati Lukman Hakim dan Wakil Bupati Moh. Fauzan Ja’far dalam momentum Safari Ramadan. Selasa, 24 Februaei 2026.
Bupati Bangkalan Lukman Hakim mengatakan, berbagai capaian selama setahun terakhir merupakan hasil kerja kolektif seluruh elemen daerah.
“Alhamdulillah, satu tahun ini kita berupaya bekerja nyata. Puluhan kilometer jalan sudah kita perbaiki, layanan kesehatan dan pendidikan terus kita tingkatkan, serta ketahanan pangan kita dalam kondisi surplus. Ini bukan akhir, tetapi pijakan awal untuk melangkah lebih cepat dan lebih kuat,” ujar Lukman. Senin, (23/2/2026)
Menurut dia, pembangunan yang dilakukan pemerintah daerah tidak semata berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga menyasar peningkatan kualitas pelayanan publik serta tata kelola pemerintahan yang akuntabel.
Ia menegaskan, pemerintah ingin masyarakat merasakan langsung dampak dari setiap program yang dijalankan.
“Kita ingin masyarakat benar-benar merasakan manfaatnya. Infrastruktur membaik, layanan publik semakin mudah, dan kesejahteraan meningkat. Dengan kebersamaan, Bangkalan akan terus maju,” katanya.
Sementara itu, Wakil Bupati Moh. Fauzan Ja’far menyebut satu tahun pertama kepemimpinan menjadi fase konsolidasi sekaligus percepatan pembangunan di berbagai sektor.
Menurut Fauzan, sejumlah fondasi telah dibangun, mulai dari sektor infrastruktur, kesehatan, pendidikan, hingga ekonomi daerah.
“Satu tahun ini menjadi fase konsolidasi dan percepatan. Banyak fondasi yang sudah kita bangun baik di sektor infrastruktur, kesehatan, pendidikan, maupun ekonomi. Ke depan, kami akan terus memastikan program-program ini tepat sasaran dan berkelanjutan,” ujarnya.
Fauzan juga mengajak masyarakat untuk terus berpartisipasi dan mendukung agenda pembangunan daerah.
“Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri. Dukungan dan partisipasi masyarakat adalah kunci agar Bangkalan semakin berdaya saing dan sejahtera,” katanya.
Melalui kegiatan Safari Ramadan tersebut, refleksi satu tahun kepemimpinan ini disebut bukan sekadar seremoni, melainkan momentum untuk memperkuat komitmen menghadirkan pemerintahan yang responsif, transparan, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat Bangkalan. (red)
