Netranews.co.id, Sumenep – Festival Tani Ganding 2026 didorong menjadi penggerak ekonomi lokal dengan membuka ruang bagi pelaku UMKM dan masyarakat untuk memasarkan produk unggulan Kecamatan Ganding. Selasa, 22 September 2026.
Wakil Bupati Sumenep KH Imam Hasyim mengatakan, konsep tersebut membuat Festival Tani Ganding tidak hanya menjadi agenda hiburan, tetapi juga dapat menjadi contoh penyelenggaraan event yang memberi dampak ekonomi di tingkat kecamatan.
Hal itu disampaikan Imam saat membuka Festival Tani Ganding 2026 di Lapangan Duwa’ Labuh, Kecamatan Ganding, Senin (21/9) malam.
“Kegiatan Festival Tani Ganding 2026 bisa menjadi pilot project untuk kegiatan event kecamatan-kecamatan yang lain di Sumenep,” kata Imam.
Festival yang masuk dalam Kalender Event Sumenep 2026 itu mengusung tema “Dari Tani Untuk Masa Depan, Ganding Maju, Sumenep Sejahtera”.
Kegiatan tersebut memadukan potensi pertanian, UMKM, seni budaya, industri tembakau, kegiatan keagamaan, hingga hiburan masyarakat.
Menurut Imam, keterlibatan pelaku usaha lokal dalam festival dapat memperluas kesempatan promosi sekaligus membuka akses pasar bagi produk masyarakat.
“Festival ini juga dapat mendongkrak ekonomi masyarakat dan UMKM di Ganding dan sekitarnya,” ujarnya.
Camat Ganding H Abdul Khalid mengatakan, festival dirancang sebagai ruang bersama yang melibatkan pemerintah, kelompok tani, pelaku UMKM, seniman, serta masyarakat.
Festival Tani Ganding 2026 berlangsung selama 10 hari dengan rangkaian pameran dan kegiatan yang memperkenalkan berbagai potensi lokal. Panitia juga mengajak masyarakat turut menggerakkan ekonomi dengan membeli dan mendukung produk UMKM selama festival. (Adv/dim/red)
