Netranews.co.id, Sumenep – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Sumenep kembali menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat kurang mampu, termasuk warga di wilayah kepulauan. Kali ini, bantuan diberikan kepada Sri Rafika (20), warga Desa Alas Malang, Kecamatan Pulau Ra’as, yang sedang menjalani proses persalinan anak pertamanya di RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep. Jumat, 15 Agustus 2025.
Perjalanan Sri Rafika untuk mendapatkan layanan medis tidak mudah. Setelah dinyatakan harus dirujuk oleh tim medis di Pulau Ra’as, ia harus menempuh perjalanan laut selama sekitar lima jam menuju Pelabuhan Dungkek. Perjalanan kemudian dilanjutkan dengan jalur darat hingga ke rumah sakit di daratan utama Sumenep.
Proses persalinan dilakukan melalui tindakan operasi, dan berhasil dengan baik. Namun, panjangnya perjalanan serta kebutuhan biaya selama perawatan menjadi tantangan tersendiri bagi Sri Rafika dan keluarganya. Dalam kondisi itu, Baznas Sumenep hadir memberikan bantuan non-medis untuk meringankan beban keluarga pasien.
“Terima kasih bantuannya Baznas, semoga Allah memberikan balasan yang lebih sempurna,” ujar Sri Rafika didampingi suaminya, Abu Yazid, saat ditemui di rumah sakit, Kamis (14/8/2025) kemarin.
Ketua Baznas Kabupaten Sumenep, Ahmad Z. Rahman, mengatakan bahwa bantuan ini merupakan bagian dari amanah para muzakki yang dititipkan melalui zakat, infak, dan sedekah.
“Bantuan ini adalah bentuk kepedulian nyata. Kami memastikan bahwa seluruh zakat yang disalurkan melalui Baznas akan sampai langsung kepada mustahik yang benar-benar membutuhkan,” ujar Rahman.
Ia menambahkan, Baznas Sumenep memiliki lima program prioritas, yakni bantuan kesehatan, pendidikan, pemberdayaan ekonomi, sarana ibadah, dan bantuan untuk korban bencana. Kelima program ini menjadi bagian dari upaya Baznas dalam mendukung program kesejahteraan masyarakat yang dijalankan bersama pemerintah daerah.
Baznas berharap, melalui kolaborasi dan penyaluran bantuan yang tepat sasaran, beban masyarakat yang kurang mampu dapat berkurang, terutama mereka yang tinggal di daerah terpencil dan kepulauan. (red)
