Netranews.co.id, Bangkalan – Pemerintah Kabupaten Bangkalan menegaskan komitmennya dalam mendukung program Sekolah Rakyat (SR) untuk memperluas akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu sekaligus menekan angka kemiskinan antargenerasi. Kamis, 07 Mei 2026.
Komitmen tersebut disampaikan Bupati Bangkalan Lukman Hakim bersama Wakil Bupati Moh. Fauzan Ja’far saat memaparkan kesiapan pembangunan Sekolah Rakyat kepada Kementerian Sosial Republik Indonesia, Rabu (6/5).
Paparan itu disampaikan dalam rapat koordinasi percepatan program Sekolah Rakyat yang dipimpin Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf. Program tersebut menjadi bagian dari agenda nasional pengentasan kemiskinan melalui sektor pendidikan.
Dalam pemaparannya, Lukman Hakim menyebut Pemerintah Kabupaten Bangkalan telah menyiapkan sejumlah kebutuhan pendukung, termasuk lahan pembangunan gedung permanen Sekolah Rakyat di Desa Katol Barat, Kecamatan Geger.
Menurut dia, lokasi tersebut dipilih karena berada di kawasan dengan tingkat kemiskinan yang cukup tinggi di Kabupaten Bangkalan. Kehadiran Sekolah Rakyat diharapkan mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Untuk lahannya sudah siap. Sebelumnya memang sempat dalam proses pembebasan, namun saat ini sudah clear. Kami berharap pembangunan Sekolah Rakyat bisa segera dilaksanakan tahun ini agar manfaatnya segera dirasakan masyarakat,” ujar Lukman Hakim.
Saat ini, program Sekolah Rakyat di Bangkalan masih menggunakan fasilitas sementara berupa Balai Diklat sebagai sekolah rintisan. Meski belum memiliki gedung permanen, minat masyarakat terhadap program tersebut dinilai cukup tinggi.
Hal itu terlihat dari jumlah pendaftar yang mencapai lebih dari 600 calon peserta didik. Namun, keterbatasan kapasitas ruang membuat seluruh pendaftar belum dapat tertampung.
“Kami melihat animo masyarakat sangat besar. Ini menunjukkan bahwa kebutuhan akses pendidikan yang layak bagi masyarakat kurang mampu memang sangat tinggi. Karena itu kami berharap pembangunan gedung permanen dapat segera terealisasi,” kata dia.
Sementara itu, Saifullah Yusuf menegaskan bahwa Sekolah Rakyat merupakan bagian dari strategi nasional pengentasan kemiskinan yang terintegrasi dengan program perlindungan sosial, rehabilitasi sosial, hingga pemberdayaan masyarakat berbasis data terpadu.
Menurut dia, program tersebut sejalan dengan amanat konstitusi yang menegaskan bahwa fakir miskin dan anak terlantar harus dipelihara negara melalui akses pendidikan yang berkualitas dan merata.
Pemerintah Kabupaten Bangkalan berharap percepatan pembangunan Sekolah Rakyat dapat membuka kesempatan pendidikan yang lebih luas bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu sehingga memiliki masa depan yang lebih baik. (ron/red)
