Netranews.co.id, Sumenep – KH Kamalil Ersyad resmi ditetapkan sebagai Ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sumenep, Jawa Timur. Kamis, 11 Juni 2026.
Penetapan itu diumumkan langsung oleh Wakil Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKB, Cucun Ahmad Syamsurijal dalam rapat virtual yang digelar melalui Zoom, pada Kamis (11/06/2026).
Penetapan tersebut merupakan hasil dari serangkaian proses seleksi yang berlangsung sejak bulan April 2026 lalu hingga diumumkan sebagai ketua difinif ketua DPC PKB se-Jawa Timur.
Penetapan Kiai Ersyad menjadi perhatian tersendiri, mengingat berbagai spekulasi terkait beberapa figur lain yang juga disebut-sebut akan menakhodai PKB Sumenep.
Namun, melalui keputusan resmi DPP PKB, nama KH Kamalil Ersyad akhirnya diumumkan sebagai nahkoda baru DPC PKB Sumenep.
“Saya ditetapkan baru sebagai ketua difinitif PKB Kabupaten Sumenep. Untuk pengurusan dan SK masih belum,” ujar KH Kamalil Ersyad saat ditemui di Kantor PKB Sumenep usai ditetapkan sebagai ketua, Kamis (11/06) siang.
Dalam keterangannya, ia menegaskan, keterlibatan dirinya dalam bursa calon Ketua PKB Sumenep semata-mata bentuk spirit perjuangan keummatan melalui jalur politik.
Kiai Esyad meyakinkan, dalam 100 hari pertama kepemimpinannya, masyarakat sudah dapat melihat arah dan keseriusan PKB Sumenep dalam menjalankan fungsi politik dan pelayanan sosial kemasyarakatan.
“Politik jangan hanya dipandang sebagai jabatan. Kekuasaan itu sebetulnya media. Ending-nya adalah khidmatul ummah atau melayani masyarakat. Spiritnya adalah spirit kemanusiaan dan spirit agama,” tegasnya.
Sebagai bentuk keseriusannya, ia menargetkan tiga agenda utama selama menjabat sebagai Ketua PKB Kabupaten Sumenep, diantaranya:
Pertama, memodernisasi PKB sebagai organisasi politik agar mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman. Kedua, melibatkan lebih banyak generasi muda dan kalangan milenial dalam proses politik.
Ketiga, merawat basis konstituen dan masyarakat yang selama ini menjadi kekuatan utama PKB Kabupaten Sumenep.
“Prospek perjuangan ke depan ada pada anak-anak milenial. Anak-anak muda harus terlibat dan cerdas dalam berpolitik,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya pembenahan tata kelola organisasi secara profesional.
Langkah awal yang akan dilakukan adalah melengkapi struktur kepengurusan, menyusun program kerja melalui musyawarah kerja, kemudian menjalankan program secara terukur dan dievaluasi secara berkala.
“Tidak hanya sekadar meletakkan orang dalam kepengurusan, tetapi harus jelas tugas dan tanggung jawab masing-masing. Karena ini tanggung jawab bersama,” katanya.
Ia turut menepis anggapan bahwa PKB kehilangan karakter perjuangannya. K. Irsyad menekankan yang diperlukan saat ini adalah penguatan dan perbaikan agar partai semakin dekat dengan masyarakat serta tetap kokoh pada ideologinya.
Selain itu, ia juga berkomitmen menerapkan manajemen organisasi yang terbuka dan transparan guna aktivitas partai dapat dipertanggungjawabkan demi kepentingan ummat.
“Politik ini adalah media, bukan tujuan. Karena itu seluruh jejak dan aktivitas partai harus bermuara pada kemaslahatan masyarakat,” pungkasnya.
Suasana haru dan penuh semangat terlihat di Gedung Graha Gus Dur DPC PKB Sumenep usai pengumuman berlangsung.
Sejak awal, jajaran pengurus DPC bersama pengurus anak cabang (DPAC) PKB dari berbagai kecamatan berkumpul untuk mengikuti rapat virtual tersebut.
Di saat nama KH Kamalil Ersyad disebut oleh pimpinan rapat sebagai Ketua DPC PKB Sumenep, ruangan langsung bergemuruh oleh tepuk tangan para kader dan pengurus yang hadir.
Sejumlah kader tampak berdiri menyambut keputusan tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap kepemimpinan baru yang akan membawa PKB Sumenep menghadapi berbagai agenda politik ke depan.
Penetapan ketua baru ini juga menandai berakhirnya proses penentuan kepemimpinan DPC PKB Sumenep yang dalam beberapa pekan terakhir menjadi perhatian kader maupun simpatisan partai di Kabupaten Sumenep. (Dim/red)
