Netranews.co.id, Sumenep – Komunitas Stand Up Indo Sumenep turut mengambil bagian sebagai partner kolaborasi dalam gelaran Waktu Sumenep Bercanda yang menjadi ruang pertemuan berbagai elemen kreatif di Kabupaten Sumenep. Sabtu, 1 Agustus 2026.
Waktu Sumenep Bercanda merupakan panggung perdana yang digagas Kelas Kreatif Asmaraloka Organizer setelah menjalani rangkaian proses pembelajaran dan pendampingan selama kurang lebih dua bulan.
Sebagai komunitas yang bergerak di bidang komedi tunggal, Stand Up Indo Sumenep menilai kehadiran Kelas Kreatif menjadi langkah positif dalam membuka ruang bagi anak muda untuk belajar, berproses, dan mengembangkan potensi di sektor industri kreatif.
Bupati Stand Up Indo Sumenep, Inunk Bre, menyampaikan bahwa kolaborasi dalam kegiatan tersebut menjadi pengalaman positif karena mempertemukan berbagai komunitas dan talenta kreatif dalam satu ruang yang sama.
Menurutnya, konsep Kelas Kreatif yang kemudian diwujudkan melalui panggung Waktu Sumenep Bercanda menunjukkan bahwa anak muda Sumenep memiliki potensi besar untuk menciptakan kegiatan kreatif secara mandiri.
“Kami melihat Kelas Kreatif ini sangat positif karena teman-teman tidak hanya belajar secara teori, tetapi langsung diberikan ruang untuk mempraktikkan apa yang sudah dipelajari melalui sebuah event,” kata Inunk Bre.
Ia menilai panggung Waktu Sumenep Bercanda juga menjadi bukti bahwa proses belajar yang dilakukan secara konsisten dapat menghasilkan sebuah karya dan kegiatan yang mampu melibatkan banyak pihak.
Inunk Bre mengatakan Stand Up Indo Sumenep merasa senang dapat menjadi bagian dari kegiatan tersebut karena kolaborasi lintas komunitas merupakan salah satu cara untuk memperluas ruang tumbuh bagi industri kreatif di Sumenep.
“WSB ini menurut kami bukan sekadar panggung hiburan, tetapi menjadi ruang bertemunya banyak kreativitas, mulai dari stand up comedy, musik, desain, sampai teman-teman yang belajar mengelola sebuah event,” ujarnya.
Selain Waktu Sumenep Bercanda, Inunk Bre juga memberikan apresiasi terhadap Asmaraloka Organizer yang dinilai telah menyediakan ruang bagi generasi muda untuk berani tampil dan menunjukkan kemampuan mereka di hadapan publik.
Ia berharap keberadaan Asmaraloka dan program Kelas Kreatif dapat terus berkembang sehingga semakin banyak anak muda Sumenep yang memiliki kesempatan untuk belajar sekaligus mempraktikkan kemampuan mereka melalui kegiatan kreatif.
Dalam kolaborasi tersebut, Stand Up Indo Sumenep turut menghadirkan panggung Open Mic sebagai salah satu bagian dari rangkaian kegiatan yang memberikan kesempatan kepada siapa saja untuk mencoba stand up comedy.
Menurut Inunk Bre, panggung Open Mic memiliki tujuan penting sebagai ruang latihan sekaligus pintu masuk bagi orang-orang yang memiliki ketertarikan terhadap stand up comedy tetapi belum memiliki keberanian untuk tampil di hadapan penonton.
“Open Mic itu tempat untuk mencoba, bukan tempat untuk langsung dituntut sempurna, jadi siapa pun yang punya cerita, keresahan, atau pengalaman lucu bisa datang dan mencoba menyampaikannya di atas panggung,” tuturnya.
Ia menjelaskan bahwa proses menjadi seorang komika membutuhkan keberanian untuk tampil, kemauan untuk belajar, serta kesiapan menerima masukan dari sesama komika maupun penonton.
Karena itu, Stand Up Indo Sumenep mengajak masyarakat, khususnya anak muda yang ingin mencoba stand up comedy, untuk tidak ragu bergabung dan memanfaatkan ruang Open Mic sebagai tempat belajar bersama.
“Buat teman-teman yang selama ini merasa ingin mencoba stand up comedy, jangan takut, jangan merasa harus lucu dulu baru naik panggung, datang saja dan coba, karena semua komika juga berawal dari pertama kali memberanikan diri untuk tampil,” kata Inunk Bre.
Ia berharap kolaborasi antara Stand Up Indo Sumenep, Asmaraloka Organizer, dan berbagai komunitas kreatif lainnya dapat terus berlanjut dalam menghadirkan panggung-panggung baru bagi tumbuhnya talenta lokal.
Menurutnya, semakin banyak ruang kreatif yang tersedia, semakin besar pula peluang bagi anak muda Sumenep untuk menemukan potensi, membangun kepercayaan diri, dan mengembangkan karya yang dapat menjadi bagian dari pertumbuhan industri kreatif daerah.
“Semoga Waktu Sumenep Bercanda dan Kelas Kreatif ini bisa menjadi awal dari kolaborasi-kolaborasi berikutnya, karena ketika komunitas saling mendukung dan membuka ruang bersama, saya yakin talenta-talenta baru di Sumenep akan semakin banyak bermunculan,” pungkasnya. (Dim/red)
