Netranews.co.id, Sumenep – Melalui kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB), Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Wiraraja Madura ajak mahasiswa baru mengenali makna lebih dalam tentang dunia kemahasiswaan. Jum’at, 21 Agustus 2026.
Melalui tema “Demokrasi Budaya, Pembangunan Berdaya: Kontribusi FISIP untuk Negeri” kegiatan PKKMB ini diharapkan menjadi langkah awal bagi mahasiswa baru untuk memahami identitas akademik sekaligus mempersiapkan diri menjadi bagian dari pembangunan yang berkelanjutan.
Dekan FISIP Universitas Wiraraja Madura, Dr. Rillia Aisyah Haris, menyampaikan materi yang mengenalkan peran strategis FISIP dalam memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan, riset, serta perumusan kebijakan.
Menurutnya, keberadaan FISIP tidak hanya berorientasi pada proses pembelajaran di ruang kelas, tetapi juga diarahkan untuk melahirkan mahasiswa yang mampu memahami persoalan sosial dan pemerintahan serta memberikan gagasan yang relevan bagi kebutuhan masyarakat.
Ia menjelaskan bahwa mahasiswa FISIP memiliki peluang besar untuk mengambil peran dalam pembangunan melalui penguatan kapasitas akademik, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta keterlibatan dalam berbagai ruang kebijakan publik.
“FISIP hadir bukan hanya untuk mencetak lulusan yang memiliki kemampuan akademik, tetapi juga insan yang mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat, pembangunan, riset, dan kebijakan,” ujarnya
Dalam kesempatan tersebut, Dekan yang akrab disapa Bu Lia itu juga mengingatkan mahasiswa baru mengenai kewajiban dan tanggung jawab yang melekat pada diri mereka sebagai bagian dari lingkungan akademik sekaligus sebagai anggota masyarakat.
Ia menekankan bahwa menjadi mahasiswa tidak hanya berkaitan dengan pencapaian akademik, melainkan juga membutuhkan kesadaran terhadap tanggung jawab sosial, etika, kepedulian, serta kemampuan untuk berkontribusi secara positif di tengah masyarakat.
Lia juga mengenalkan pentingnya keseimbangan antara hardskill dan softskill sebagai bekal mahasiswa dalam menghadapi perkembangan dunia kerja dan tantangan kehidupan sosial yang semakin dinamis.
Menurutnya, penguasaan ilmu pengetahuan dan keterampilan teknis perlu berjalan beriringan dengan kemampuan berkomunikasi, bekerja sama, berpikir kritis, beradaptasi, serta membangun kepemimpinan.
“Mahasiswa harus memiliki hardskill yang kuat, tetapi juga tidak boleh mengabaikan softskill, karena keduanya akan menjadi bekal penting untuk menghadapi dunia profesional dan kehidupan bermasyarakat,” katanya.
Ia berharap mahasiswa baru FISIP Universitas Wiraraja dapat memanfaatkan masa perkuliahan sebagai ruang untuk mengembangkan potensi diri sekaligus membangun kepekaan terhadap berbagai persoalan sosial, politik, pemerintahan, dan pembangunan.
Ia juga berharap mahasiswa mampu menjadi generasi yang tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi mampu menghadirkan gagasan, inovasi, dan solusi yang memberikan manfaat bagi masyarakat serta daerah.
“Harapan kami, mahasiswa FISIP dapat tumbuh menjadi generasi yang berdaya, berintegritas, kritis, dan mampu memberikan kontribusi nyata untuk negeri,” pungkasnya.(Dim/red)
