Netranews.co.id, Papua – Seorang siswa sekolah dasar (SD) asal Papua bernama Juin Kalolik menuliskan surat untuk Presiden Republik Indonesia. Dalam surat yang ditulis tangan di buku tulis itu, ia menceritakan kehidupan dan perjuangannya bersekolah di daerah pelosok. Rabu, 19 Agustus 2026.
Siswa bernama Juin tersebut mengawali suratnya dengan memperkenalkan diri sebagai anak Papua yang tinggal di wilayah pelosok.
“Dari tempat yang jauh ini, saya memandang langit yang sama dengan Bapak. Matahari yang terbit di kampung saya adalah matahari pertama yang menyapa Indonesia setiap hari,” tulis Juin dalam suratnya seperti dikutip dari akun TikTok @elma (19/8).
Ia mengaku menulis surat tersebut bukan untuk mengeluhkan kehidupannya. Juin justru ingin menyampaikan mimpi dan harapannya agar didengar oleh Presiden.
“Saya menulis surat ini bukan karena ingin mengeluh, tetapi karena saya memiliki mimpi yang ingin didengar. Saya percaya Bapak mencintai seluruh anak Indonesia, termasuk kami yang tinggal jauh dari kota,” tulisnya.
Dalam surat itu, Juin juga menceritakan perjalanannya menuju sekolah yang tidak selalu mudah. Setiap pagi, ia tetap berangkat dengan semangat meski harus melewati medan yang sulit.
Ia menyebut harus berjalan kaki melewati jalan berlumpur, menyeberangi sungai hingga mendaki bukit tanpa alas kaki.
“Namun, semua itu tidak pernah membuat saya berhenti bermimpi,” tambah Juin.
Di bagian akhir surat, Juin menyampaikan terima kasih kepada Presiden karena telah meluangkan waktu membaca suratnya. Ia juga mendoakan agar Presiden selalu diberi kesehatan dan kebijaksanaan dalam memimpin Indonesia.
Ia berharap kehidupannya dan anak-anak lain di pelosok Indonesia dapat menjadi perhatian dalam pembangunan.
“Semoga suara kecil dari ujung timur negeri ini dapat menjadi bagian dari harapan untuk masa depan yang lebih baik,” tulisnya.
Surat tersebut menggambarkan harapan seorang anak di daerah pelosok untuk mendapatkan kesempatan pendidikan dan masa depan yang lebih baik, meski harus menghadapi keterbatasan dalam perjalanan menuju sekolah. (red)
