Netranews.co.id, Sumenep – Semangat gotong royong kembali menjadi denyut nadi kehidupan masyarakat di Dusun Julung Laok dan Julung Daya, Desa Galis, Kecamatan Giligenting, Kabupaten Sumenep. Warga setempat bahu-membahu melakukan pengaspalan jalan secara swadaya. Selasa, 15 Juli 2025.
Pengaspalan menggunakan aspal buton ini membentang sepanjang 800 meter dan ditargetkan rampung pada Selasa (15/7). Inisiatif ini lahir dari kepedulian para tokoh masyarakat dan pengusaha lokal yang telah membahas kebutuhan akses jalan layak sejak sebulan lalu.
“Gagasan ini merupakan buah pemikiran bersama antara H. Hendra, Ust. Mudahri, KH. Qusyairi Qoha, dan Fathorrahman,” ungkap Imam Hasyim selaku panitia pelaksana kegiatan pengaspalan.
Gerakan ini pun mendapatkan sambutan luar biasa dari masyarakat. Bantuan mengalir dari berbagai pihak, mulai dari sumbangan dana tunai hingga material bangunan. Masyarakat menyadari pentingnya akses jalan utama tersebut sebagai penunjang aktivitas harian.
“Ada yang menyumbang batu cor, ada pula yang menyumbang dana mulai dari Rp100 ribu. Alhamdulillah, terkumpul sekitar Rp170 juta untuk merealisasikan pengaspalan ini,” terang Imam.
Kepala Desa Galis turut menunjukkan dukungan penuh dengan menanggung seluruh biaya operasional alat berat yang digunakan dalam proses pengerjaan.
“Langkah swadaya ini lahir dari kesadaran kolektif. Kami ingin membantu desa, karena jalan ini tampaknya belum masuk dalam prioritas anggaran tahun ini,” tambahnya.
Lebih dari sekadar memperbaiki infrastruktur, kegiatan ini juga diharapkan menjadi pemantik semangat kolektif masyarakat untuk berkontribusi dalam pembangunan desa.
“Harapannya, semoga inisiatif ini menginspirasi lebih banyak warga untuk terlibat aktif membangun desa kita tercinta,” pungkas Imam.
Kolaborasi antara warga dan tokoh masyarakat ini menjadi bukti nyata bahwa kekuatan kebersamaan mampu menghadirkan perubahan signifikan demi kesejahteraan bersama. (red)
