Netranews.co.id, Sumenep – Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo mengimbau masyarakat agar tetap tenang namun tetap waspada, menyusul terjadinya gempa bumi susulan yang mengguncang wilayah Kabupaten Sumenep. Selasa, 14 Oktober 2025.
“Kami meminta masyarakat tidak panik dan tetap tenang, tetapi juga waspada. Jika merasakan getaran cukup kuat, segera cari tempat aman,” kata Achmad Fauzi melalui keterangan resmi pada Senin (13/10).
Bupati juga mengingatkan warga agar menghindari bangunan yang mengalami kerusakan akibat gempa, demi menjaga keselamatan diri dari kemungkinan reruntuhan.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak berada di dalam atau di sekitar bangunan yang rusak akibat gempa. Keselamatan jiwa harus menjadi prioritas utama,” ujarnya.
Ia menambahkan, pemerintah daerah terus berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait untuk memantau kondisi terkini sekaligus memastikan langkah-langkah mitigasi berjalan dengan baik, terutama dalam membantu warga yang terdampak.
“Pemerintah berupaya hadir secepat mungkin di tengah masyarakat untuk memberikan bantuan dan memastikan keselamatan warga. Seluruh tim tanggap darurat juga tetap siaga,” tutur Achmad Fauzi.
Menurut data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa bumi kembali terjadi di wilayah Kabupaten Sumenep pada Senin (13/10) sekitar pukul 14.10 WIB dengan kekuatan 5,0 magnitudo. Pusat gempa berada sekitar 47 kilometer di tenggara Kabupaten Sumenep dengan kedalaman 14 kilometer. BMKG memastikan gempa tersebut tidak berpotensi tsunami.
Achmad Fauzi mengajak seluruh masyarakat untuk memperkuat solidaritas dan terus berdoa agar Kabupaten Sumenep senantiasa dijauhkan dari bencana.
“Doa, solidaritas sosial, dan kekompakan antarwarga menjadi bagian penting dalam menghadapi situasi pascagempa dan mempercepat proses pemulihan,” pungkasnya. (red)
