Netranews.co.id, Gresik – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyalurkan beasiswa pendidikan dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Gresik kepada mahasiswa kurang mampu. Kamis 18 Desember 2025.
Penyerahan beasiswa dilakukan secara simbolis saat pembukaan kegiatan Pendistribusian dan Pembinaan Beasiswa Mahasiswa Produktif (BMP) Baznas Gresik Tahun 2025 pada Rabu (17/12).
Program beasiswa tersebut merupakan hasil kolaborasi Baznas Gresik dengan Pemerintah Kabupaten Gresik melalui Program Nawakarsa. Bantuan ini ditujukan bagi mahasiswa asal Gresik yang sedang menempuh pendidikan di perguruan tinggi, baik di dalam maupun di luar daerah, dalam bentuk keringanan biaya pendidikan.
Berdasarkan hasil seleksi tahun 2025, sebanyak 65 mahasiswa ditetapkan sebagai penerima baru. Rinciannya, 29 mahasiswa berasal dari perguruan tinggi di Kabupaten Gresik dan 36 mahasiswa menempuh studi di luar daerah. Dengan tambahan tersebut, total penerima aktif beasiswa Baznas Gresik kini mencapai 161 mahasiswa, dengan nilai bantuan keseluruhan sebesar Rp 283,5 juta.
Dalam sambutannya, Bupati Yani menegaskan bahwa program beasiswa ini memiliki makna lebih dari sekadar bantuan biaya pendidikan. Menurut dia, beasiswa merupakan investasi sosial jangka panjang yang harus dibalas dengan prestasi dan kontribusi positif.
“Beasiswa ini bukan hanya soal bantuan finansial, tetapi juga amanah besar yang harus dijawab dengan prestasi, integritas, serta kontribusi nyata bagi masyarakat,” ujar Yani.
Sementara itu, Ketua Baznas Gresik Muhammad Mujib mengatakan, program beasiswa merupakan wujud komitmen Baznas dalam memperluas akses pendidikan yang adil sekaligus menyiapkan generasi muda yang unggul dan berdaya saing.
“Baznas Gresik tidak hanya membantu dari sisi pembiayaan pendidikan, tetapi juga berupaya membentuk karakter dan meningkatkan kapasitas mahasiswa agar siap menjadi generasi yang mandiri, berprestasi, dan peduli sosial,” kata Mujib.
Ia menambahkan, selain penyaluran bantuan, Baznas Gresik juga memberikan pendampingan dan pembinaan berkelanjutan kepada para penerima beasiswa. Pembinaan tersebut ditujukan untuk mengasah keterampilan serta mempersiapkan mahasiswa menghadapi dunia kerja.
Dalam kesempatan yang sama, Baznas Gresik juga membuka penggalangan donasi untuk membantu korban bencana di wilayah Sumatera dan Aceh. Sejumlah pihak turut menyalurkan bantuan, di antaranya Puskesmas Gending sebesar Rp 8,2 juta, HMI Cabang Gresik Rp 3,15 juta, serta PGRI Gresik sebesar Rp 1,24 miliar lebih. (red)
