Netranews.co.id, Sumenep – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Wiraraja Madura melakukan eksplorasi dan pendataan potensi wisata di Pulau Mamburit yang merupakan wilayah administratif Desa Kalisangka, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur. Sabtu, 3 Januari 2025.
Kegiatan tersebut dilaksanakan sejak Kamis (01/01) untuk melakukan pemetaan dan mengidentifikasi sekaligus memperkenalkan potensi wisata Desa Kalisangka kepada masyarakat luas.
Koordinator Desa KKN Universitas Wiraraja, Ahmad Khairuddin, menyampaikan bahwa eksplorasi ini merupakan langkah awal dalam memetakan potensi wisata Pulau Mamburit.
“Eksplorasi potensi wisata dilakukan melalui pengamatan langsung terhadap kondisi lingkungan alam, aksesibilitas lokasi, serta peluang pengembangan wisata berkelanjutan,” kata Khairul, pada Sabtu (03/01/2026).
Ia menjelaskan, akses menuju Pulau Mamburit ditempuh menggunakan perahu tongkang yang selama ini menjadi sarana transportasi utama masyarakat setempat.
Setelah menyeberang, kata dia, mahasiswa KKN disajikan pemandangan indah serta potensi alam yang dinilai dapat mendukung pengembangan Pulau Mamburit sebagai destinasi wisata bahari berbasis lingkungan.
“Pulau Mamburit memiliki kondisi pantai yang relatif bersih dengan hamparan pasir alami serta perairan laut yang jernih.

Selain potensi alam, Khairul mengungkapkan, pulau ini juga memiliki mercusuar tertinggi di Pulau Madura yang berfungsi sebagai sarana navigasi laut bagi pelayaran di sekitarnya.
“Keberadaan menara suar tersebut dinilai memiliki nilai tambah sebagai ikon pulau yang dapat dimanfaatkan untuk wisata edukasi dan maritim,” ungkapnya
Ia berharap hasil kegiatan tersebut dapat menjadi bahan pertimbangan bagi pemerintah desa dan masyarakat dalam perencanaan pengembangan wisata ke depan.
Sementara itu, Kepala Desa Kalisangka, Ainur Ridha, menyampaikan apresiasi atas kegiatan eksplorasi yang dilakukan mahasiswa KKN Universitas Wiraraja.
“Kegiatan tersebut membantu pemerintah desa dalam mendokumentasikan potensi wisata sekaligus mendorong kesadaran masyarakat terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan,” kata dia singkat. (Dim/red)
