Netranews.co.id, Sumenep – Pemerintah Kabupaten Sumenep akan menggelar Festival Ketupat Sumenep 2026 pada 26 Maret 2026 di Pantai Lombang. Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai dan terbuka untuk umum tanpa biaya masuk. Selasa, 24 Maret 2026.
Festival tahunan tersebut menjadi bagian dari upaya pelestarian tradisi masyarakat Madura, khususnya dalam merayakan budaya ketupat yang identik dengan momen pasca-Lebaran. Selain itu, acara ini juga diharapkan mampu mendorong sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Sumenep.
Dalam agenda kegiatan, panitia menyiapkan sejumlah rangkaian acara, di antaranya prosesi Topak Lobar, lomba kreasi menu ketupat, serta lomba orong ketupat. Prosesi Topak Lobar merupakan tradisi khas masyarakat setempat yang sarat nilai budaya dan kebersamaan.
Tak hanya itu, festival ini juga akan dimeriahkan oleh penampilan seni musik dari sejumlah komunitas, seperti Baladewa Percussion, Megaremeng Percussion, dan Pamdas Community. Penampilan tersebut diharapkan dapat menambah daya tarik pengunjung yang datang dari berbagai daerah.
Pemerintah daerah menggandeng sejumlah pihak dalam penyelenggaraan acara ini, termasuk kecamatan setempat serta beberapa organisasi perangkat daerah. Kolaborasi ini mencerminkan komitmen bersama dalam mengembangkan potensi budaya dan pariwisata daerah.

Selain menampilkan budaya lokal, Festival Ketupat Sumenep 2026 juga menjadi ajang promosi bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Berbagai produk kuliner berbahan dasar ketupat hingga hasil kerajinan lokal akan ditampilkan kepada pengunjung.
Panitia juga membuka pendaftaran bagi masyarakat yang ingin mengikuti lomba dalam festival tersebut. Informasi pendaftaran disediakan melalui kode QR yang tercantum dalam materi promosi resmi acara.
Lokasi penyelenggaraan di Pantai Lombang dipilih karena merupakan salah satu destinasi wisata unggulan di Sumenep yang dikenal dengan hamparan pasir putih dan deretan pohon cemara udang. Keindahan alam tersebut diharapkan mampu menarik lebih banyak wisatawan untuk hadir sekaligus menikmati suasana festival.
Dengan konsep yang memadukan budaya, kuliner, dan hiburan, Festival Ketupat Sumenep 2026 diharapkan menjadi magnet baru bagi pariwisata daerah. Pemerintah setempat optimistis kegiatan ini dapat memberikan dampak positif, baik dari sisi pelestarian tradisi maupun peningkatan ekonomi masyarakat.
Masyarakat diimbau untuk turut meramaikan acara ini sekaligus menjaga kebersihan dan ketertiban selama kegiatan berlangsung. Festival ini juga menjadi momentum untuk memperkenalkan kekayaan budaya Sumenep ke tingkat yang lebih luas. (Dim)
