Netranews.co.id, Sumenep – Malam Grand Final Kacong Cebbing Sumenep 2025 pada Rabu lalu bukan sekadar ajang pencarian duta wisata. Lebih dari itu, acara bergengsi ini menjadi panggung bagi sebuah mahakarya arsitektur modern di Pulau Madura: Hall Tuan Gubhe, yang berdiri megah di kompleks Universitas Bahaudin Mudhary Madura (UNIBA). Rabu, 25 Juni 2025.
Ratusan tamu undangan, mulai dari pejabat daerah hingga tokoh masyarakat, tak bisa menyembunyikan decak kagum mereka sejak melangkahkan kaki ke dalam gedung di mana nuansa kemewahan langsung terasa.
Layout ruangan yang luas dan megah, dipadukan dengan pencahayaan yang elegan, menciptakan atmosfer berkelas yang sempurna untuk perhelatan sekelas Grand Final Kacong Cebbing Sumenep 2025.
Ditambah lagi, tata akustik profesional memastikan setiap kata dan nada yang terucap terdengar jernih, sementara suasana indoor yang nyaman membuat para hadirin betah berlama-lama.
Untuk diketahui, Hall Tuan Gubhe adalah salah satu fasilitas kebanggaan UNIBA Madura yang serbaguna dan dirancang untuk mengakomodasi berbagai kegiatan berskala besar—dari seminar nasional, konferensi, wisuda, hingga perhelatan budaya.
Letaknya yang berdampingan langsung dengan sport center indoor kampus semakin menegaskan visi UNIBA yang tak hanya unggul di sisi akademik, tetapi juga mendukung pengembangan karakter, seni, dan olahraga mahasiswanya.
Berdiri kokoh sejak UNIBA didirikan pada tahun 2019, Hall Tuan Gubhe menjadi representasi nyata dari komitmen kampus ini untuk menjadi ikon pendidikan masa depan di ujung timur Pulau Madura. Dengan gedung-gedung futuristik dan fasilitas lengkap, UNIBA terus berkembang menjadi kampus terbesar dan termodern di Sumenep.
Malam itu, Grand Final Kacong Cebbing 2025 telah usai. Namun, gaungnya masih terasa, terutama di gedung megah bernama Hall Tuan Gubhe. Dari panggung itulah, masyarakat mulai mengenal lebih dekat: bahwa UNIBA Madura bukan sekadar kampus baru—ia adalah mercusuar pendidikan modern yang siap mencetak generasi unggul di tanah Madura.
“Kami sangat bangga dipercaya menjadi tuan rumah Grand Final Kacong Cebbing 2025,” ujar Rektor UNIBA Madura, Prof. Dr. Ir. H. Rachmad Hidayat, M.T., IPU, kepada media seusai acara.
Prof Rahmat, sapaan akrabnya, mengungkapkan perhelatan Kacong Cebbing Sumenep 2025 itu bukan hanya ajang pemilihan duta belaka, melainkan simbol kolaboratif antara Pemerintah Kabupaten Sumenep dan UNIBA Madura bisa berjalan beriringan.
“Ini bukan sekadar ajang budaya, tapi simbol bagaimana Sumenep dan UNIBA bisa berjalan seiring membangun generasi berkarakter dan berdaya saing,” tutupnya. (Dim/red)
