Netranews.co.id, Sumenep – Balai Desa Batuputih, Kecamatan Kangayan, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, disegel oleh masyarakat dan pemuda setempat hingga aktivitas pemerintahan desa terhenti. Sabtu, 28 Juni 2025.
Aksi ini dilakukan setelah aspirasi mereka terkait kinerja Penjabat (Pj) Kepala Desa Batuputih dinilai tidak pernah didengar dalam audiensi maupun demonstrasi selama sebulan terakhir.
Salah satu pemuda Desa Batuputih, Moh. Syafi’ie, menyatakan bahwa penyegelan dilakukan secara kompak oleh seluruh masyarakat lantaran Pj Kepala Desa Batuputih dinilai tidak menjalankan roda pemerintahan sebagaimana mestinya.
“Pj tidak melakukan pembangunan dengan baik. Pembangunan yang seharusnya selesai tahun 2024 ini tidak selesai, akhirnya pemuda sepakat untuk melakukan demonstrasi,” ujar Syafi’ie.
Ia menambahkan, setelah demonstrasi, pemuda, masyarakat, dan Pj Kepala Desa sempat membuat surat perjanjian. Dalam perjanjian tersebut, Pj Kepala Desa sepakat untuk mundur dari jabatannya jika pembangunan tahun 2024 tidak selesai 100 persen dalam waktu satu minggu.
“Namun, saat waktu yang sudah ditentukan, pembangunan tidak selesai dan banyak kecacatan. Sehingga pemuda dan masyarakat meminta Pj untuk tanda tangan di atas materai. Akan tetapi, Pj mengatakan ia tidak mau mundur kalau bukan bupati yang menyuruhnya,” terang Syafi’ie dengan nada kecewa.
Atas dasar itu, masyarakat dan pemuda Desa Batuputih menyatakan kekecewaannya dengan menyegel Balai Desa setempat dan mendesak Bupati Sumenep untuk segera memecat Pj Kepala Desa Batuputih saat ini.
“Pj Kepala Desa tidak bertanggung jawab atas tugasnya, kami harap Bupati Sumenep segera melakukan pemecatan secara tidak hormat,” pungkas Safi’ie. (Dim/red)
