Netranews.co.id, Sumenep – Sebuah kapal bermuatan beras bantuan pangan dari Badan Urusan Logistik (Bulog) Kabupaten Sumenep mengalami insiden laut di sekitar perairan utara Pulau Sarok, Kecamatan Raas, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, pada Rabu (30/7) pagi. Kamis 31 Juli 2025.
Kapal bernama KLM Sepudi Indah GT.17 dengan nomor 949/Lc itu kandas setelah menabrak karang saat hendak memasuki perairan Pulau Raas. Kapal milik Sukri tersebut berangkat dari Pelabuhan Gresik Putih, Kalianget, pada pukul 01.00 WIB, mengangkut sekitar 27,94 ton beras Bulog yang akan didistribusikan ke empat desa di Kecamatan Raas, yakni Tonduk, Kropoh, Poteran, dan Ketupat.
Kapal dinakhodai oleh Busar, yang didampingi dua anak buah kapal (ABK), yaitu Sugeng dan Mahor. Ketiganya merupakan warga Kecamatan Gayam, Sumenep.
Sekitar pukul 07.00 WIB, kapal dilaporkan kandas setelah menabrak gugusan karang. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Seluruh awak kapal berhasil menyelamatkan diri dan langsung melaporkan insiden tersebut kepada pihak Syahbandar setempat.
Distribusi Beras Tetap Dilanjutkan
Menindaklanjuti laporan tersebut, jajaran Polsek Raas bersama Koramil Raas langsung menuju lokasi kejadian. Mereka melakukan koordinasi untuk memastikan keselamatan awak dan pengamanan muatan kapal.
Evakuasi muatan dilakukan dengan memindahkan karung-karung beras ke perahu taksi milik warga bernama H. Selanjutnya, beras tersebut dibawa menuju Pelabuhan Ketupat untuk didistribusikan ke desa tujuan sesuai rencana awal.
Kapolres Sumenep, AKBP Rivanda melalui Kasi Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti S.H., memastikan bahwa proses distribusi beras tetap berjalan meski kapal mengalami kendala di laut.
“Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Anggota kami bersama unsur TNI dan pihak terkait sudah berada di lokasi untuk melakukan pengamanan dan evakuasi. Distribusi beras tetap kami pastikan berjalan sesuai tujuan,” kata AKP Widiarti. (ril/red)
