Netranews.co.id, Sumenep – Pemerintah Kabupaten Sumenep mengintensifkan pembenahan akuntabilitas kinerja menjelang pelaksanaan Evaluasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) Triwulan IV Tahun 2025. Sabtu, 13 Desember 2025.
Penguatan tersebut dilakukan melalui rapat koordinasi yang digelar Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sumenep sebagai langkah menyatukan persepsi antarperangkat daerah. Upaya ini diarahkan untuk mempercepat perbaikan kinerja sekaligus memastikan keterkaitan antara perencanaan, pelaksanaan program, dan pelaporan berjalan selaras serta dapat diukur.
Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, mengatakan bahwa implementasi SAKIP memiliki peran penting dalam mendorong tata kelola pemerintahan yang lebih terbuka dan berorientasi pada hasil.
“Kegiatan penguatan SAKIP menjadi langkah penting untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan, efektif, dan berbasis pada pencapaian hasil,” ujar Arif, Jumat (12/12/2025).
Ia menekankan, SAKIP tidak seharusnya dipandang sebagai rutinitas administratif semata. Menurutnya, proses evaluasi justru menjadi ruang refleksi bagi setiap perangkat daerah untuk menata ulang perencanaan hingga pelaporan kinerja agar program pembangunan benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Dalam rangka mendukung hal tersebut, Bappeda Sumenep telah melakukan pendampingan intensif kepada seluruh perangkat daerah. Pendampingan mencakup pengisian realisasi kinerja, penyusunan pohon kinerja melalui aplikasi E-SAKIP Pro, tindak lanjut Laporan Hasil Evaluasi (LHE) Triwulan III, hingga pengunggahan dokumen pada laman esr.kemenpan.go.id.
Langkah ini dilakukan guna memastikan data kinerja yang disampaikan akurat, konsisten, dan memenuhi standar evaluasi nasional.
Rapat penguatan SAKIP juga melibatkan Bagian Organisasi dan Inspektorat. Ketiga unsur tersebut mendorong percepatan penyelesaian rekomendasi hasil evaluasi serta peningkatan ketepatan dan kualitas data kinerja di masing-masing perangkat daerah.
“Kami berharap pendampingan ini dapat meningkatkan efektivitas pelaksanaan program, menghasilkan laporan kinerja yang komprehensif, serta berkontribusi pada peningkatan nilai SAKIP Pemerintah Kabupaten Sumenep,” kata Arif.
Ke depan, Bappeda Sumenep berencana melanjutkan pendampingan secara menyeluruh untuk memastikan seluruh perangkat daerah mampu menyempurnakan penginputan kinerja, sekaligus memperkuat kualitas pelayanan publik.
“Penguatan implementasi SAKIP secara berkelanjutan diharapkan dapat meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat,” tutup Arif. (Dim/red)
