Netranews.co.id, Sumenep – Ratusan Warga Kangean, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, geruduk Kepolisian Sektor (Polsek) Kangean, imbas penangkapan tujuh nelayan yang menyambangi Kapal Seismik milik PT KEI. Selasa, 4 November 2025.
Berdasarkan informasi yang beredar, penangkapan ketujuh nelayan itu diduga karena ditemukan membawa senjata tajam saat berlayar. Informasi lainnya, beredar bahwa penangkapan diduga karena nelayan mengusir kapal Survei Seismik milik PT KEI. Belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait penangkapan tersebut.
Imbas penangkapan tujuh nelayan, ratusan warga yang mendengar informasi langsung menghimpun warga dan menggeruduk Polsek Kangean. Disisi lain amarah warga juga menyasar dan membakar salah satu Waterpark.
Sebelum amukan warga terjadi, kabarnya polisi telah melepaskan ketujuh nelayan yang ditangkap di Pelabuhan Batu Guluk. Namun, kemarahan warga atas penangkapan sudah terlanjur memuncak hingga terjadi kisruh di sejumlah titik.
Sementara itu, kepolisian belum memberikan keterangan resmi atas peristiwa tersebut. Kasi Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti dan Kapolsek Kangean, Iptu Datun Subagyo belum memberikan respon saat dihubungi untuk dimintai keterangan. (Dim/red)
