Netranews.co.id, Sumenep – Polres Sumenep, Jawa Timur, membantah isu adanya permintaan uang dalam proses penangguhan penahanan terhadap tersangka kasus judi togel di Desa Nyabakan Timur, Kecamatan Batang-Batang. Selasa, 19 Mei 2026.
Kasi Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti, menegaskan bahwa institusinya tidak pernah meminta uang kepada para tersangka maupun pihak keluarga terkait proses hukum yang sedang berjalan.
Isu tersebut mencuat setelah beredar informasi mengenai oknum kiai yang dikabarkan meminta uang sebesar Rp15 juta hingga Rp35 juta kepada tersangka dengan dalih membantu penangguhan penahanan.
Menurutnya, informasi yang mengaitkan permintaan uang tersebut dengan Polres Sumenep merupakan hoaks dan tidak memiliki hubungan dengan institusinya.
“Kalau kami di Polres tidak ada yang minta masalah uang, mohon maaf itu hoaks,” tegas Widi.
Ia menduga pihak yang mengatasnamakan bisa membantu proses hukum tersebut merupakan makelar kasus yang memanfaatkan situasi para tersangka.
“Kalau terkait oknum kiai itu, itu mungkin makelar kasus, makanya jangan mudah percaya makelar-makelar kasus seperti itu,” ujarnya.
Ia meminta masyarakat agar menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada penyidik Polres Sumenep tanpa melalui perantara pihak lain.
“Serahkan saja perkara itu kepada penyidik Polres,” katanya.
Ia juga memastikan bahwa tersangka yang berperan sebagai bandar togel telah dilakukan penahanan oleh penyidik Satreskrim Polres Sumenep.
“Perkara itu bisa dicek ke Kasatreskrim, tersangka bandarnya sudah ditahan,” jelasnya.
Sementara itu, kata dia, empat tersangka lainnya tidak dilakukan penahanan dan hanya dikenakan wajib lapor karena ancaman hukuman di bawah lima tahun.
“Kalau yang empat itu masih penangguhan karena hukumannya di bawah lima tahun,” tutur Widiarti.
Widiarti menegaskan Polres Sumenep serius menangani perkara perjudian dan tidak bermain-main dalam proses penegakan hukum.
“Kita, Polres Sumenep tidak main-main untuk urusan ini,” pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya, Polres Sumenep tangkap lima tersangka kasus judi togel di Desa Nyabakan Timur, Kecamatan Batang-Batang, dengan satu tersangka ditahan, sedangkan empat lainnya wajib lapor. (Dim/red)
